Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Cara Lapor Pajak Online

Pajak adalah sesuatu yang memang harus dan wajib untuk dibayar oleh seluruh masyarakat Indonesia yang teah bekerja. Pajak memiliki begitu banyak macam tergantung apa yang dimiliki oleh seseorang. Misalnya saja pajak pendapatan yang memiliki pendapatan berbeda tentu akan memiliki tagihan pajak yang berbeda pula.

Pajak adalah salah satu kewajiban yang harus dibayar oleh seseorang untuk kepentingan seluruh masayarakat termasuk dirinya sendiri. untuk itu, pajak seharusnya dibayarkan secara tepat waktu. Namun, karena kesibukan kita, kita sering lupa untuk melaporkan pajak kita.
Untuk itu, pihak perpajakan telah memberikan kemudahan untuk dapat melaporkan pajak secara online. Bagi anda yang memiliki kesibukan terlalu padat dan tidak memungkinkan bagi anda untuk datang langsung ke kantor layanan pajak anda bisa memanfaatkan layanan E-filing.
Apa itu E-filing
Anda tentu sudah sering mendengar istilah E-filing bukan? E-filing atau lapor pajak online merupakan penyampaian SPT (Surat Pemberitahuan) melalui saluran pelaporan pajak elektronik yang ditetapkan oleh DJP (Direktorat Jenderal Pajak) pada Peraturan Direktorat Jenderal Pajak Nomor PER-03/PJ/2015.
Layanan ini memungkinkan anda untuk melaporkan pajak tahunan anda melalui saluran internet atau online meskipun anda sangat sibuk. Hal ini tentu akan memudahkan dan membantu setiap wajib pajak untuk tidak mengalami keterlambatan.

Cara lapor pajak online

Selanjutnya, setelah anda mengetahui mengenai adanya E-filing yang sangat berguna bagi pelaporan pajak anda, selanjutnya adalah bagaimana cara lapor pajak online. Caranya tentu saja dengan memanfaatkan adanya layanan E-filing. Berikut adalah langkah – langkah dalam mengunakan E-filing:

Buat EFIN Terlebih Dahulu
Pertama yang harus dibuat adalah EFIN yang merupakan nomor identitas unik yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pajak. EFIN yang diberikan kepada setiap wajib pajak digunakan untuk melakukan transaksi elektronik dengan DJP, seperti lapor SPT online dan pembuatan kode billing untuk pembayaran pajak.
Anda harus datang secra langsung ke kantor pajak untuk membuat EFIn tersebut. Karena pada website pajak online anda hanya bisa mengunduh formulirnya. Untuk pengisiannya anda harus mengisinya kemudian menyerahkannya kembali ke kantor pajak terdekat untuk mendapatkan EFIN.

Cara E-filing Pajak Gratis di OnlinePajak
Selanjutnya, langkah dalam cara lapor panjak online adalah dengan menggunakan E-filing. Berikut adalah Langkah-langkah eFiling 1 klik di OnlinePajak yang harus anda perhatikan:
1. Pertama, untuk daftar E-filing pajak OnlinePajak dengan gratis, kemudian anda bisa masuk pada  fitur “eFiling CSV” untuk unggah CSV.
2. Selanjutnya, buatlah ID Billing dan setor pajak online 1 klik dengan PajakPay, pada fitur pembayaran pajak online dari OnlinePajak yang telah terdaftar di Bank Indonesia dan telah bekerja sama dengan Bank Persepsi terpercaya.
3. Setelah penyetoran berhasil dilakukan, Anda akan kemudian akan  menerima BPN (Bukti Penerimaan Negara) yang sah dari negara.selanjutnya klik “Lapor” pada menu “eFiling CSV”. Anda juga bisa menekan “Lapor” pada menu “PPh 21” atau “PPN”.
4. Selanjutnya,  terima bukti pelaporan pajak Anda (BPE/NTTE) yang sah dari DJP. Yang perlu anda ingat adalah bahwa tanggal pada BPE Anda adalah tanggal saat Anda klik tombol “Lapor”.
Demikian adalah penjelasan mengenai cara membayar pajak secara online atau melalui e-filing. Cara lapor pajak online memang lebih mudah dan sangat membantu bagi orang – orang yang memiliki kesibukan dan tidak memiliki waktu untuk mengurus perpajak secara langsung. Namun yang perlu diingat adalah meskipun dengan sistem online, anda tetap harus datang ke kantor pajak untuk beberapa prosedur.
Share:

Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan Dalam SSCN - Frequently Asked Question (FAQ)

Selamat malam semuanya. Khususnya untuk teman-teman yang sedang berjuang dalam persaingan untuk mendapatkan kesempatan mengabdi menjadi ASN Republik Indonesia di berbagai bidang pada tahun 2019 ini.

Semoga berhasil ya!

Kali ini mau berbagi mengenai beberapa jawaban atas pertanyaan yang mungkin muncul di benak teman-teman selama dalam proses pendaftaran online di situs resmi SSCN.

Percayalah, bahwa yang mendapatkan kebingungan dan membutuhkan jawaban bukan hanya satu orang, mungkin banyak orang dengan kebingungan yang sama.

Nah karena itu berikut adalah beberapa jawaban atas pertanyaan yang sering muncul dalam proses pendaftaran. Silahkan dibaca baik-baik ya.
 
1. Pendaftaran
 
Q: Apakah SSCASN itu?
A: SSCASN atau Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara adalah situs resmi pendaftaran ASN secara nasional sebagai pintu pendaftaran pertama seleksi ASN ke seluruh instansi baik Pusat maupun Daerah dan dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara RI sebagai Panitia Seleksi Penerimaan Nasional. SSCASN dapat diakses dengan alamat https://sscasn.bkn.go.id

Q: Bagaimana cara mendaftar Seleksi CPNS?
A: Untuk mendaftar Seleksi CPNS, silahkan masuk ke halaman https://sscn.bkn.go.id

Q: Siapa saja yang dapat mendaftar pada Seleksi CPNS?
A: Warga Negara Indonesia yang berkeinginan dan memenuhi syarat sesuai peraturan masing-masing instansi (Formasi, Jabatan, dll) selama batas usia yang dipersyaratkan terpenuhi.

Q: Bagaimana jika data Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Kartu Keluarga (KK), Nama Lengkap sesuai KTP, Tempat Lahir sesuai KTP, Tanggal Lahir sesuai KTP saya tidak ditemukan/tidak sesuai di halaman Akun?
A: 1. Pendaftar menghubungi Dinas Dukcapil Kab/Kota masing-masing untuk konsolidasi data dan
2. Menghubungi call center Halo Dukcapil, dengan mengirimkan data sesuai format berikut:
# NIK
# Nama_Lengkap
# Nomor_Kartu_Keluarga
# Nomor_Telp
# Permasalahan

Layanan Helpdesk Ditjen Dukcapil:
Hotline : 1500537
WA : 08118005373
SMS : 08118005373
Email : callcenter.dukcapil@gmail.com

Q: Bagaimana pengisian data “Nama” yang benar?
A: "Nama" yang diisikan adalah sesuai nama yang tertera pada ijazah tanpa gelar.

Q: Bagaimana bila saya salah memasukkan "Nama" identitas saya?
A: Identitas "Nama" tidak dapat diubah setelah klik "Akhiri Pendaftaran" dihalaman di SSCN, namun dapat diperbaiki ketika Anda telah lulus seleksi CPNS dengan melampirkan "Nama" yang sesuai pada ijazah tanpa gelar.

Q: Apakah saya dapat melamar lebih dari 1 (satu) jabatan?
A: Untuk formasi CPNS tahun 2019, setiap pelamar CPNS HANYA dapat mendaftar 1 (satu) formasi jabatan pada 1 (satu) instansi dalam 1 (satu) kali periode pendaftaran.

Q: Apakah yang dimaksud dengan periode pendaftaran?
A: Periode pendaftaran adalah satu kurun waktu tertentu dimana beberapa instansi yang membuka pendaftaran pada periode yang bersamaan.

Q: Apa yang dimaksud dengan formasi khusus?
A: Formasi khusus adalah formasi lain yang diatur sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 23 Tahun 2019 yaitu:
1. Putra/Putri Lulusan Terbaik Berpredikat “Dengan Pujian”/Cumlaude;
2. Diaspora;
3. PenyAndang Disabilitas;
4. Putra/Putri Papua dan Papua Barat; dan
5. Tenaga Pengamanan Siber (cyber security).

Q: Bagaimana jika kode Captcha tidak terbaca atau tidak tampil?
A: Lakukan clear history (bersihkan riwayat dan cookies) kemudian refresh browser Anda.

Q: Bagaimana jika data tempat lahir saya tidak ada di referensi?
A: Data tempat lahir yang digunakan sampai pada Daerah Tingkat II (Kab/Kota) pada saat Anda lahir dan bukan data wilayah pemekaran saat ini. Pastikan data tempat lahir yang Anda ketikkan benar. Jika masih membutuhkan penambahan referensi maka dapat melakukan permintaan penambahan data tempat lahir dengan menuju ke halaman Helpdesk SSCN di https://helpdesk.bkn.go.id/sscn

Q: Setelah melakukan pendaftaran akun SSCN 2019, apakah bisa langsung login untuk melanjutkan pengisian biodata pendaftaran?A: Setelah melakukan pendaftaran akun SSCN 2019, maka Anda dapat langsung melakukan pengisian biodata pendaftaran dengan login menggunakan NIK serta password yang sudah dibuat di halaman akun.

Q: Dapatkah saya mengganti/membatalkan instansi yang telah saya pilih?
A: Anda dapat mengganti instansi yang telah Anda pilih selama Anda belum mengklik tombol "Akhiri Pendaftaran".
Apabila Anda telah mengakhiri pendaftaran, Anda tidak dapat melakukan perubahan kembali.

Q: Apakah instansi yang ingin saya lamar menyediakan lokasi test di daerah saya?
A: Silahkan menghubungi instansi yang Anda lamar untuk memastikan lokasi test.

Q: Bagaimana jika muncul informasi “NIK sudah terdaftar” ketika membuat akun pendaftaran?
A: Silahkan akses halaman Helpdesk SSCN di https://helpdesk.bkn.go.id/sscn kemudian pilih menu “NIK didaftarkan orang lain” dan lengkapi form isian yang tersedia.

Q: Bagaimana jika Perguruan Tinggi saya tidak tersedia di referensi?
A: Silahkan akses halaman Helpdesk SSCN di https://helpdesk.bkn.go.id/sscn kemudian pilih menu “Perguruan Tinggi Tidak Ditemukan” dan lengkapi form isian yang tersedia.

Q: Bagaimana jika Program Studi saya tidak tersedia di referensi?
A: Silahkan pilih "Lain-lain" di kolom program studi, lalu lanjutkan pendaftaran ke tahap selanjutnya.

Q: Bagaimana cara mengecek lowongan informasi yang tersedia?
A: Silahkan akses halaman SSCN di https://sscn.bkn.go.id dan kemudian pilih menu Layanan Informasi -> Info Lowongan kemudian lengkapi form isian yang dibutuhkan.

Q: Apa yang dimaksud dengan masa sanggah?
A: Masa sanggah adalah waktu pengajuan sanggah yang diberikan kepada pelamar untuk melakukan sanggahan terhadap pengumuman hasil seleksi administrasi dan waktu tanggapan sanggah oleh instansi untuk memverifikasi kembali kesesuaian persyaratan umum dan khusus yang ditetapkan Instansi dengan dokumen persyaratan yang diajukan pelamar sampai dengan penetapan keputusan sanggah.

Q: Apakah pelamar dapat mengajukan sanggahan?
A: Apabila setelah dilakukan pengumuman seleksi administrasi terdapat pelamar yang keberatan terhadap hasil keputusan Instansi, pelamar dapat mengajukan sanggahan paling lama 3 (tiga) hari kalender setelah pengumuman hasil seleksi administrasi.

Q: Kapan batas waktu pengumuman ulang Instansi setelah masa sanggah?
A: Apabila pelamar dapat membuktikan bahwa dokumen persyaratan yang telah diunggah/disampaikan telah sesuai dengan persyaratan umum dan khusus yang ditentukan oleh instansi, instansi wajib mengumumkan ulang hasil seleksi administrasi paling lama 7 (tujuh) hari kalender setelah berakhirnya waktu pengajuan sanggah.
Dengan catatan, dokumen persyaratan yang digunakan untuk sanggahan, adalah data pelamar saat awal mendaftar di SSCN 2019.

Q: Bagaimana cara pelamar dapat melakukan sanggahan?
A: Anda dapat melakukan sanggahan pada halaman SSCN di https://sscn.bkn.go.id setelah pengumuman selekasi Administrasi.

2. Persyaratan 

Q: Berapa batas usia Pelamar CPNS Tahun 2019?
A: Saat mendaftar batas usia pelamar CPNS Tahun 2019 minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun atau maksimal 40 tahun bagi pelamar yang melamar jabatan Dokter Spesialis dan Dokter Gigi Spesialis.
Dosen, Peneliti, dan Perekayasa yang memiliki kualifikasi pendidikan Strata 3 (Doktor) sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 23 Tahun 2019.

Q: Apakah diperbolehkan menggunakan Surat Keterangan Kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk pendaftaran?
A: Surat Keterangan Kependudukan dapat digunakan untuk persyaratan melamar CPNS Tahun 2019.

Q: Apakah diperbolehkan menggunakan Surat Keterangan Lulus dari Universitas untuk pendaftaran?
A: Silahkan cek syarat pendaftaran pada masing-masing Instansi yang membuka pendaftaran SSCN 2019.

Q: Apakah diperbolehkan mendaftar kembali menjadi CPNS jika sudah pernah mengundurkan diri dari CPNS?A: Calon PNS yang mengundurkan diri pada saat menjalani masa percobaan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017, dikenakan sanksi tidak dapat mengikuti seleksi pengadaan PNS untuk periode selanjutnya.

Q: Apakah diperbolehkan memilih formasi yang lebih rendah dari ijazah yang saya miliki?
(Misal: Saya memiliki ijazah S2 untuk melamar formasi S1)
A: Gunakan ijazah untuk melamar sesuai dengan formasi dan kualifikasi pendidikan yang dipersyaratkan.

Q: Apakah ada kontak yang dapat saya hubungi jika ada masalah dengan STR saya?
A: Helpdesk KFN (Komite Farmasi Nasional)
Jalan H.R. Rasuna Said Blok X 5 Kav. 4-9, Jakarta 12950
Telp: (021) 5201590, ext.5809
Email: sekretariat.kfn@gmail.com

Helpdesk KKI (Konsil Kedokteran Indonesia)
Whatsapp: 081113102210 / 081113102211
Telp: (021) 31923193
Instagram: @official.kki
Twitter: @kkigoid
Email: inamc@kki.go.id

Helpdesk KTKI (Komite Tenaga Kesehatan Indonesia)
Whatsapp: 087787214141
Email: helpdesk.ktki@kemkes.go.id

3. Perbaikan Data

Q: Apakah Akreditasi Jurusan yang digunakan saat mendaftar adalah status akreditasi pada saat pelamar lulus atau akreditasi saat ini?A: Akreditasi yang diakui adalah status akreditasi yang tertera pada saat kelulusan sesuai dengan tanggal ijazah.

Q: Apakah ada persyaratan khusus lainnya?
A: Setiap instansi mempunyai persyaratan khusus. Untuk itu pelamar diwajibkan memahami secara cermat dan teliti sebelum memutuskan mendaftar atau memilih formasi.

Q: Apakah boleh memperbaiki data jika sudah klik “Akhiri Pendaftaran” di halaman Resume?
A: Anda TIDAK DAPAT memperbaiki data jika sudah klik “Akhiri Pendaftaran” di halaman Resume. Untuk itu Anda harus BERHATI-HATI dalam mengisi data. Namun demikian, apabila ternyata masih terdapat data yang perlu diperbaiki setelah terkirim maka data tersebut dapat diperbaiki setelah lulus ujian dan akan diproses pada waktu pemberkasan penetapan NIP.

Q: Bagaimana cara mengubah pilihan instansi pendaftaran?
A: Selama Anda belum klik “Akhiri Pendaftaran” di halaman Resume Anda masih dapat mengubah pilihan instansi yang dilamar. Namun, jika Anda telah klik “Akhiri Pendaftaran” maka TIDAK DAPAT MELAKUKAN PERUBAHAN pilihan instansi yang dilamar.

4. Pencetakan Kartu

Q: Bagaimana jika hasil cetak Kartu Pendaftaran SSCN 2019 tidak sesuai dengan isian?
A: Lakukan clear history/bersihkan riwayat pelacakan, cache, cookies kemudian refresh browser Anda.

Q: Bagaimana cara mencetak ulang Kartu Informasi Akun SSCN 2019?
A: Silahkan login ke halaman https://sscn.bkn.go.id dengan menggunakan NIK dan password yang telah Anda buat, lalu tekan tombol Cetak Kartu Informasi Akun.

Q: Bagaimana jika Kartu Pendaftaran SSCN 2019 saya hilang?
A: Silahkan login ke halaman https://sscn.bkn.go.id dengan menggunakan NIK dan password yang telah Anda buat, lalu tekan tombol Cetak Kartu Pendaftaran.

5. Dokumen
Q: Bagaimana cara unggah dokumen persyaratan?
A: Pastikan ukuran file dan jenis file yang akan di unggah tidak melebihi dari batasan masing masing dokumen yang dipersyaratkan di SSCN. Apabila melebihi dari batasan ukuran yang ditetapkan,
maka secara otomatis file atau dokumen yang Anda unggah akan ditolak oleh sistem.

Q: Bagaimana jika saya gagal unggah dokumen persyaratan?
A: Silahkan refresh halaman dan pastikan ukuran file dan jenis file yang akan di unggah tidak melebihi dari batasan masing-masing dokumen yang dipersyaratkan dalam aplikasi SSCN.

Q: Dokumen apa saja dan berapa ukuran dan tipe file yang diunggah?
A: - Scan Pas Foto berlatar belakang merah maksimal 200 Kb bertipe file jpeg/jpg.
- Scan Swafoto maksimal 200 Kb bertipe file jpeg/jpg.
- Scan KTP maksimal 200 Kb bertipe file jpeg/jpg.
- Scan Surat Lamaran maksimal 300 Kb bertipe file pdf.
- Scan Ijazah + Serdik/STR maksimal 800 Kb bertipe file pdf.
- Scan Transkrip Nilai maksimal 500 Kb bertipe file pdf.
- Scan Dokumen Pendukung lainnya maksimal 800 Kb bertipe file pdf.

Q: Bagaimana agar proses unggah dokumen dapat lebih cepat?
A: Bersihkan riwayat pelacakan, cache, cookies, gunakan koneksi internet yang stabil, space bandwith yang cukup sehingga dalam pengiriman file atau berkas tidak mengalami kendala.

Q: Saya sudah melamar secara online, apakah perlu mengirimkan berkas fisik untuk seleksi administrasi?
A: Berkas fisik untuk seleksi admin tergantung pada kebutuhan masing-masing instansi. Untuk itu perhatikan pengumuman dari masing-masing instansi.

Q: Apakah saya dapat mengganti dokumen yang sudah saya unggah?
A: Dokumen yang sudah diunggah masih dapat diganti selama Anda belum klik “Akhiri Pendaftaran”.

6. Koneksi
Q: Bagaimana jika Portal Pendaftaran yang diakses lambat atau tidak dapat diakses?
A: Pastikan koneksi internet Anda dalam kondisi stabil dan layanan internet yang digunakan mempunyai cukup bandwidth. Serta browser yang digunakan adalah yang terbaru.

Q: Bagaimana jika saat pengisian pendaftaran koneksi terputus?
A: Pastikan Koneksi internet yang digunakan dalam kondisi stabil. Refresh ulang browser yang digunakan. Login kembali jika diperlukan, lalu ulangi proses pendaftaran.

7. Login
Q: Bagaimana jika saya lupa password login ke Pendaftaran SSCN?
A: Silahkan akses halaman Helpdesk SSCN di https://helpdesk.bkn.go.id/sscn kemudian pilih menu “Reset Password Akun SSCN” dan lengkapi form isian yang tersedia.

Q: Bagaimana jika saya lupa Jawaban Pengaman-1?
A: Silahkan akses halaman Helpdesk SSCN di https://helpdesk.bkn.go.id/sscn kemudian pilih menu “Lupa Jawaban Pengaman 1” dan lengkapi form isian yang tersedia.

Q: Bagaimana jika saya lupa Jawaban Pengaman-2?
A: Silahkan akses halaman Helpdesk SSCN di https://helpdesk.bkn.go.id/sscn kemudian pilih menu “Lupa Jawaban Pengaman 2” dan lengkapi form isian yang tersedia.

8. Aduan
Q: Bagaimana kebijakan penambahan nilai SKB untuk formasi jabatan Guru yang memiliki Sertifikasi Pendidik?A: Pelamar pada formasi jabatan Guru yang memiliki Sertifikasi Pendidik sesuai dengan jabatan guru yang dilamar (linier), yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama, akan diberikan nilai maksimal SKB.

Q: Apakah saya diperbolehkan mengundurkan diri jika sudah dinyatakan lulus tahap akhir dan mendapatkan NIP?A: Boleh, tetapi Anda tidak diperbolehkan mendaftar Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil pada periode selanjutnya.

Q: Bagaimana mengecek status tiket pengaduan yang telah diajukan ke halaman Helpdesk SSCN di https://helpdesk.bkn.go.id/sscn?A: Silahkan akses halaman Helpdesk SSCN di https://helpdesk.bkn.go.id/sscn pada menu “Cek Status Pengaduan” kemudian masukkan kembali nomor tiket Anda.

Q: Bagaimana jika saya ingin menghubungi Call Center Instansi yang saya lamar?
A: Silahkan akses halaman SSCN di https://sscn.bkn.go.id kemudian pilih menu Layanan Informasi -> Kontak Instansi.

Q: Apakah ada biaya pendaftaran CPNS?
A: Pendaftaran CPNS ini TIDAK DIKENAKAN BIAYA. Segera LAPORKAN kepada PANSELNAS BKN atau PIHAK BERWAJIB apabila Anda menemukan pihak yang mengaku dapat meloloskan seleksi CPNS.

9. Pelamar Kategori P1/TL
Q: Siapakah yang termasuk pelamar kategori P1/TL?
A: Pelamar dari kategori P1/TL adalah pelamar seleksi penerimaan CPNS tahun 2018 dan memenuhi nilai ambang batas/passing grade berdasarkan PermenPAN-RB Nomor 37 Tahun 2018 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018 serta masuk dalam 3 (tiga) kali formasi jabatan yang dilamar dan dinyatakan tidak lulus sampai dengan tahap akhir.

Q: Apakah saya diharuskan untuk melakukan pengecekan di Helpdesk SSCN untuk mengetahui saya pelamar P1/TL?A: Anda tidak diharuskan melakukan pengecekan di Helpdesk SSCN. Sistem SSCN BKN akan menampilkan data pelamar P1/TL tersebut mencakup jenis formasi yang dilamar, kualifikasi pendidikan, nilai SKD Tahun 2018, status masuk atau tidak pada 3 (tiga) kali formasi pada jabatan yang dilamar, dan status lulus atau tidak sampai dengan tahap akhir pada seleksi CPNS tahun 2018 saat Anda login ke Akun Pendaftaran Anda.
 
Q: Bagaimana saya dapat mengecek apakah saya termasuk didalam kategori pelamar P1/TL?
A: Silahkan akses halaman Helpdesk SSCN di https://helpdesk.bkn.go.id/sscn pada menu “Cek Status P1/TL” lalu masukkan NIK dan Nomor Pelamar Seleksi CPNS 2018.

Q: Apakah jika saya termasuk kategori pelamar P1/TL, saya akan otomatis lolos seleksi Administrasi?A: Pelamar dari P1/TL wajib mendaftar di SSCN dengan menggunakan NIK yang sama pada saat pendaftaran seleksi CPNS Tahun 2018.
Pelamar dari P1/TL wajib melakukan pendaftaran/pengunggahan dokumen sebagaimana yang dipersyaratkan oleh instansi yang dilamarnya.
Instansi selanjutnya melakukan seleksi administrasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dan apabila Anda tidak memenuhi persyaratan administrasi maka dapat digugurkan.

Q: Jika saya kategori pelamar P1/TL, apakah saya diperbolehkan melamar di formasi yang berbeda dengan formasi yang saya lamar pada SSCN 2018?A: Anda diperbolehkan untuk melamar ke formasi, jabatan dan instansi yang berbeda sepanjang Pendidikan yang digunakan sama dengan SSCN 2018.

Q: Jika saya termasuk kategori pelamar P1/TL, apakah saya dapat menggunakan Nilai saya pada SSCN 2018 untuk mendaftar pada SSCN 2019?A: Secara sistem, nilai SKD tahun 2018 sah digunakan oleh pelamar apabila:
a. Nilai SKD tahun 2018 memenuhi nilai ambang batas/passing grade SKD tahun 2019 untuk jabatan dan jenis formasi yang akan dilamarnya;
b. Kualifikasi pendidikan pada formasi jabatan yang dilamar tahun 2019 harus sama dengan kualifikasi pendidikan yang telah digunakan pada saat pelamaran tahun 2018.

Q: Jika saya kategori pelamar P1/TL, apakah saya harus mengikuti ujian SKD jika nilai saya pada SSCN 2018 memenuhi passing grade SSCN 2019?A: - Pelamar dari P1/TL harus memilih untuk mengikuti atau tidak mengikuti SKD Tahun 2019 pada sistem SSCN.
- Bagi pelamar P1/TL yang memilih untuk mengikuti SKD Tahun 2019, kemudian tidak hadir mengikuti Seleksi SKD, maka pelamar P1/TL dinyatakan gugur.
- Bagi pelamar P1/TL yang memilih untuk tidak mengikuti SKD Tahun 2019, maka nilai SKD yang digunakan adalah nilai SKD Tahun 2018.
- Apabila nilai SKD Tahun 2019 yang diperoleh pelamar memenuhi nilai ambang batas/passing grade SKD tahun 2019 untuk formasi jabatan yang dilamarnya, maka nilai SKD yang digunakan adalah nilai terbaik antara nilai SKD Tahun 2018 dengan nilai SKD Tahun 2019.

Q: Apakah jika saya termasuk kategori pelamar P1/TL, saya akan otomatis lolos SKD?
A: Nilai SKD pelamar P1/TL, akan diperingkat dengan nilai SKD dari pelamar Seleksi CPNS Tahun 2019 lainnya yang memenuhi nilai ambang batas/passing grade pada jenis formasi dan jabatan
yang dilamar untuk menentukan pelamar yang dapat mengikuti SKB paling banyak 3 (tiga) kali formasi berdasarkan peringkat tertinggi.

Sumber dari : https://sscn.bkn.go.id/faqs.php
Share:

Ayah, Ketahui Cara Tepat Membantu Tingkatkan Kualitas ASI Bagi Ibu Menyusui


Menanti kehadiran sang buah hati bagi seorang ayah merupakan hal yang sangat mendebarkan. Rasanya tidak ada hal yang lebih menegangkan bagi seorang suami daripada menyaksikan seorang istri berjuang untuk melahirkan sang bayi. Fikiran tak pernah benar-benar tenang selama proses persalinan meski istri telah mendapatkan layanan terbaik dari pihak medis sendiri. Dramatis sekali, saya fikir waktu itu tidak ada do'a yang tidak terucapkan untuk memohon kepada Allah SWT agar keduanya mendapatkan kelancaran dan keselamatan. Namun beruntung saya sendiri dapat mendampingi dari sebelum hingga selesai proses kelahiran.

Putri cantik lahir dalam keadaan sehat wal afiat, meski pada awalnya merasa sedikit khawatir karena bidan mengatakan bahwa kelahirannya masuk kategori dini karena kandungan baru genap delapan bulan, bukan sembilan. Namun hal luar biasa terjadi karena bayi lahir dalam keadaan normal serta tidak sampai harus masuk inkubator dan cukup selalu didekap dalam pelukan bundanya agar tetap hangat, puji syukur.

Sebagai seorang ayah (baru), selalu mencari tahu segala sesuatu yang berhubungan dengan bayi dan ibunya. Terutama untuk hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan, harus dan tidak harus dikonsumsi oleh ibunya untuk menjaga agar nutrisi keduanya terjaga dengan baik. Termasuk mengenai ASI, sebagai bagian terpenting bagi pertumbuhan si bayi sejak hari pertama dilahirkan. Lebih beruntung karena semua anggota keluarga terlibat dalam setiap situasi sehingga semua perhatian tertuju pada keduanya.
Mendampingi ibunda dalam masa menyusui adalah salahsatu cara terbaik untuk mengetahui proses perkembangan bayi
Gambar: sayangianak.com

Ternyata dari berbagai referensi diketahui bahwa tiga atau empat hari usai melahirkan, produksi ASI biasanya akan sangat melimpah dengan sendirinya. Bahkan jika sebelumnya pernah melahirkan, produksi ASI bisa lebih cepat lagi. Namun sayangnya, ada juga sebagian ibu yang justru tak merasakan hal ini usai proses kelahiran. Beberapa hari usai melahirkan, ASI tak kunjung keluar, sedangkan keinginan untuk dapat memenuhi nutrisi ASI untuk bayi telah sangat besar. Terlebih, ASI merupakan makanan sekaligus minuman pertama yang penting untuk diberikan kepada bayi.

Resiko tidak keluarnya ASI sebaiknya dapat diantisipasi oleh para ibu hamil jauh-jauh hari sebelum datangnya proses kelahiran. Selama hamil, sebisa mungkin menjaga suasana hati sang ibu agar tetap bahagia, tenang dan jauh dari stress. Selain dengan menjaga kondisi mental sang ibu, perlu juga untuk memperhatikan asupan makanan dan minuman yang dikonsumsi selama kehamilan agar ibu bisa tetap sehat, dan pertumbuhan bayi juga bisa lebih baik. Hindari juga asupan makanan yang mengandung lemak tinggi untuk menghindari resiko obesitas pada ibu hamil. Dengan menjaga itu semua, diharapkan produksi ASI dapat keluar secara normal usai melahirkan.
Gambar: pinterest.com
Berbicara mengenai pengelolaan stress, tak cukup hanya dijaga selama masa kehamilan saja. Untuk mendapatkan produksi ASI yang bisa keluar secara normal, sebisa mungkin sang ibu tetap mampu menjaga suasana hati dan pikiran untuk tetap tenang pada saat berlangsungnya proses kelahiran. Jangan sampai akibat pikiran yan tak tenang memicu pendarahan hebat saat proses kelahiran, terlebih pendarahan hebat yang terjadi saat proses kelahiran merupakan salah satu faktor tidak keluarnya ASI pasca melahirkan. Disinilah salahsatu peran penting seorang suami agar senantiasa mendampingi agar dapat memberikan dukungan kapan pun dirasa istri membutuhkannya. Diketahui dari hasil sebuah penelitian bahwa 98.1% ibu akan menyusui bayinya apabila suami mendukungnya dengan dorongannya. Tapi bila sang Ibu tidak mendapatkan dukungan dari suaminya sendiri, hanya 26.9% yang melanjutkan proses menyusui untuk anaknya. Wah luar biasa ya peran seorang suami dalam proses penting ini. Jika peran suami dijalankan dengan baik dan memberikan hasil pada keluarnya ASI, maka hal penting selanjutnya adalah menjaga kualitas dan meningkatkan produksi ASI agar dapat secara maksimal menutrisi dan menghidrasi bayi.

Guna meningkatkan kualitas produksi ASI, ada baiknya agar suami memastikan ibu sang bayi untuk memperbanyak asupan sayur dan buah-buahan, serta menjaga kebiasaan hidup sehat dengan air mineral. Untuk mengetahui air mineral seperti apa yang paling baik kandungannya untuk dikonsumsi selama proses menyusui, segera klik http://www.pristine8.com/.

Tentunya informasi mengenai ASI tidak hanya wajib diketahui oleh kaum wanita saja tetapi para pria juga wajib mengetahuinya karena dapat membantu memberikan dukungan agar dapat membantu dalam memberikan pelayanan dan bimbingan terbaik untuk istrinya yang memiliki peran sebagai ibu menyusui sepanjang 2 (dua) tahun kedepan. Ini menjadi bekal bagi sang ayah untuk ikut memastikan bahwa sang bayi mendapatkan yang terbaik untuk perkembangan dalam pertumbuhan badan dan perkembangan otaknya sendiri.
Share:

Cara Mudah Long Screenshot di Laptop

Cara Mudah Long Screenshot di Laptop

Selamat siang teman-teman, apa kabar puasa hari ini?
Tetap kuat yah meskipun banyak godaan apalagi pas buka timeline ga di Twitter ga di IG berseliweran menu-menu takjil yang menggiurkan, :-D

Kali ini saya ingin berbagi pengalaman tentang cara mendapatkan screenshot dari sebuah laman web. Kalau untuk mendapatkan 1 halaman itu terbilang mudah, tinggal klik tombol "prt sc sysrq" kemudian tekan tombol "CTRL + V" dimana hasil screenshot ingin disimpan.
Tombol screenshot pada laptop
Lain lagi ketika kita ingin mendapatkan hasil screenshot dari sebuah laman website yang lebih dari 1 halaman. Awalnya saya bingung, namun karena "malu bertanya berakhir di selokan" akhirnya bertanya ke salahsatu teman dan diberitahu untuk menggunakan add-ons di aplikasi Mozilla Firefox yang saya gunakan.

Bosan baca prakata? Sama yang nulisnya juga, :-D

Ini dia langkah-langkahnya, kebetulan kali ini menggunakan  add-ons "Awesome Screenshot Plus" karena dirasa cukup mudah digunakan.

langsung aja akang teteh skrol bawah ya.

1. Buka aplikasi peramban Mozilla Firefox di laptop kemudian pada pilihan Menu pilih "Tools" dan klik "Add-ons"

2. Ketikkan "Awesome Screenshot Plus" pada kolom pencarian ekstensi, tekan "Enter"

3. Setelah ditemukan ekstensi Awesome Screenshot Plus klik pada bagian nama ekstensi tersebut

4. Klik pada tombol biru "+ Add to Firefox"

5. Akan muncul notifikasi seperti berikut, klik pada tombol "Add"

6. Jika penginstalan berhasil, akan muncul notifikasi seperti ini


7. Untuk memulai melakukan pengambilan screenshot, silakan klik tombol pintasan Awesome Screenshot Plus di pojok kanan atas berwarna hitam tersebut

8. Untuk pengambilan screenshot yang lebih dari satu halaman, pilih "Capture selected area"

9. Buka halaman web pada peramban yang akan di screenshot, kemudian letakan titik awal pada sudut kiri atas untuk area yang akan di screenshot kemudian scroll ke bawah sampai batas yang diinginkan, area yang dipilih akan memiliki warna terang dibandingkan area yang tidak dipilih.

10. Setelah menentukan titik paling bawah dari bagian yang akan diambil gambarnya, klik tombol "Capture"

11. Ini dia hasilnya, eits belum selesai karena belum kita simpan gambar ini. Jika hasil ini yang diinginkan silakan klik tombol "Done"

12. Jika kita ingin mengedit beberapa bagian seperti memotong, memberikan tulisan atau ingin membuat beberapa bagian blur silakan pilih beberapa menu tool yang tersedia. Disini saya ingin membuat sedikit area blur, maka yang dipilih adalah ikon tool berbentuk tetesan air tersebut.

13. Setelah selesai pengeditan, silakan klik tombol "Done" kemudian akan muncul dialog box berikut kemudian pilih "Save file", tekan "OK". Selesai, YES!


15. Cek hasil dari pekerjaan kita di folder "Download" pada Windows Explore

Nah, mudah bukan?
Semoga bermanfaat teman-teman.
Share:

Tentang Saya

Git Agusti

Hai | Saya adalah Seorang Ayah dari 1 Putri Cantik | Blogger Cianjur | Buzzer | Lifestyle Blogger | Parenting Care | Random Writer | ...Read More

Ikuti Saya Melalui Email

Label

Jalan-Jalan (17) Stories (16) opini (14) Teknologi (13) edukasi (12) Report (2)

Artikel Terbaru

A Member of

A Member of

Komentar Terbaru

Find Me:

  • Facebook : Git Agusti.
  • Twitter : @git_agusti.
  • Instagram : git_agusti.

Kata Mutiara Hari Ini :

"Belajarlah rendah hati, rendahkan hatimu serendah-rendahnya hingga tidak ada seorangpun yang bisa merendahkanmu"

Git Agusti | Lifestyle Blogger