Ayah, Ketahui Cara Tepat Membantu Tingkatkan Kualitas ASI Bagi Ibu Menyusui


Menanti kehadiran sang buah hati bagi seorang ayah merupakan hal yang sangat mendebarkan. Rasanya tidak ada hal yang lebih menegangkan bagi seorang suami daripada menyaksikan seorang istri berjuang untuk melahirkan sang bayi. Fikiran tak pernah benar-benar tenang selama proses persalinan meski istri telah mendapatkan layanan terbaik dari pihak medis sendiri. Dramatis sekali, saya fikir waktu itu tidak ada do'a yang tidak terucapkan untuk memohon kepada Allah SWT agar keduanya mendapatkan kelancaran dan keselamatan. Namun beruntung saya sendiri dapat mendampingi dari sebelum hingga selesai proses kelahiran.

Putri cantik lahir dalam keadaan sehat wal afiat, meski pada awalnya merasa sedikit khawatir karena bidan mengatakan bahwa kelahirannya masuk kategori dini karena kandungan baru genap delapan bulan, bukan sembilan. Namun hal luar biasa terjadi karena bayi lahir dalam keadaan normal serta tidak sampai harus masuk inkubator dan cukup selalu didekap dalam pelukan bundanya agar tetap hangat, puji syukur.

Sebagai seorang ayah (baru), selalu mencari tahu segala sesuatu yang berhubungan dengan bayi dan ibunya. Terutama untuk hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan, harus dan tidak harus dikonsumsi oleh ibunya untuk menjaga agar nutrisi keduanya terjaga dengan baik. Termasuk mengenai ASI, sebagai bagian terpenting bagi pertumbuhan si bayi sejak hari pertama dilahirkan. Lebih beruntung karena semua anggota keluarga terlibat dalam setiap situasi sehingga semua perhatian tertuju pada keduanya.
Mendampingi ibunda dalam masa menyusui adalah salahsatu cara terbaik untuk mengetahui proses perkembangan bayi
Gambar: sayangianak.com

Ternyata dari berbagai referensi diketahui bahwa tiga atau empat hari usai melahirkan, produksi ASI biasanya akan sangat melimpah dengan sendirinya. Bahkan jika sebelumnya pernah melahirkan, produksi ASI bisa lebih cepat lagi. Namun sayangnya, ada juga sebagian ibu yang justru tak merasakan hal ini usai proses kelahiran. Beberapa hari usai melahirkan, ASI tak kunjung keluar, sedangkan keinginan untuk dapat memenuhi nutrisi ASI untuk bayi telah sangat besar. Terlebih, ASI merupakan makanan sekaligus minuman pertama yang penting untuk diberikan kepada bayi.

Resiko tidak keluarnya ASI sebaiknya dapat diantisipasi oleh para ibu hamil jauh-jauh hari sebelum datangnya proses kelahiran. Selama hamil, sebisa mungkin menjaga suasana hati sang ibu agar tetap bahagia, tenang dan jauh dari stress. Selain dengan menjaga kondisi mental sang ibu, perlu juga untuk memperhatikan asupan makanan dan minuman yang dikonsumsi selama kehamilan agar ibu bisa tetap sehat, dan pertumbuhan bayi juga bisa lebih baik. Hindari juga asupan makanan yang mengandung lemak tinggi untuk menghindari resiko obesitas pada ibu hamil. Dengan menjaga itu semua, diharapkan produksi ASI dapat keluar secara normal usai melahirkan.
Gambar: pinterest.com
Berbicara mengenai pengelolaan stress, tak cukup hanya dijaga selama masa kehamilan saja. Untuk mendapatkan produksi ASI yang bisa keluar secara normal, sebisa mungkin sang ibu tetap mampu menjaga suasana hati dan pikiran untuk tetap tenang pada saat berlangsungnya proses kelahiran. Jangan sampai akibat pikiran yan tak tenang memicu pendarahan hebat saat proses kelahiran, terlebih pendarahan hebat yang terjadi saat proses kelahiran merupakan salah satu faktor tidak keluarnya ASI pasca melahirkan. Disinilah salahsatu peran penting seorang suami agar senantiasa mendampingi agar dapat memberikan dukungan kapan pun dirasa istri membutuhkannya. Diketahui dari hasil sebuah penelitian bahwa 98.1% ibu akan menyusui bayinya apabila suami mendukungnya dengan dorongannya. Tapi bila sang Ibu tidak mendapatkan dukungan dari suaminya sendiri, hanya 26.9% yang melanjutkan proses menyusui untuk anaknya. Wah luar biasa ya peran seorang suami dalam proses penting ini. Jika peran suami dijalankan dengan baik dan memberikan hasil pada keluarnya ASI, maka hal penting selanjutnya adalah menjaga kualitas dan meningkatkan produksi ASI agar dapat secara maksimal menutrisi dan menghidrasi bayi.

Guna meningkatkan kualitas produksi ASI, ada baiknya agar suami memastikan ibu sang bayi untuk memperbanyak asupan sayur dan buah-buahan, serta menjaga kebiasaan hidup sehat dengan air mineral. Untuk mengetahui air mineral seperti apa yang paling baik kandungannya untuk dikonsumsi selama proses menyusui, segera klik http://www.pristine8.com/.

Tentunya informasi mengenai ASI tidak hanya wajib diketahui oleh kaum wanita saja tetapi para pria juga wajib mengetahuinya karena dapat membantu memberikan dukungan agar dapat membantu dalam memberikan pelayanan dan bimbingan terbaik untuk istrinya yang memiliki peran sebagai ibu menyusui sepanjang 2 (dua) tahun kedepan. Ini menjadi bekal bagi sang ayah untuk ikut memastikan bahwa sang bayi mendapatkan yang terbaik untuk perkembangan dalam pertumbuhan badan dan perkembangan otaknya sendiri.
Share:

27 komentar:

  1. Biasanya yang paling sering memerhatikan soal produksi ASI ibu habis melahirkan adalah Mama dan Mama Mertua hahah :D Ayah, tolong bantu ingatkan Ibu untuk lebih sering mengonsumsi sayuran, kacang hijau, yaaaa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya berusaha selalu siaga atuh :-D, meskipun di awal-awal tidak selalu hadir full dalam sehari karena pekerjaan tetapi selalu ikut memastikan agar ibunda bayi mendapatkan nutrisi yang dapat menjamin ASI terbaik untuk bayi.
      #angkat-angkatalis

      Hapus
  2. Wah terima kasih papah Git infonya walapun saya belum jadi bapak tapi ini bisa jadi pembelajaran buat saya. hehe

    BalasHapus
  3. Duh bahagia ini yang jadi istri dan buah hati kalau punya suami/ayah yang care detail seperti ini. Susah memberikan kesadaran seperti ini kepada kaum lelaki. Beruntung pokoknya para bapak atau calon bapak yang baca artikel ini

    BalasHapus
  4. Iya, support dari Ayah sangat berharga ya, karena ASI merupakan asupan terbaik buat buah hati ya. Jadi Ibunya bahagia karena didukung oleh sang Ayah

    BalasHapus
  5. Emosi ibu menyusui terkait dengan hormonnya. Jadi sebaiknya org di sekitarnya khususnya suami dpt menyediakan kondisi lingkungan yg menyenangkan supaya air susunya lancar

    BalasHapus
  6. Iya, setuju banget aku. Peran bapak itu penting lho. Biar bondingnya juga terjaga. Sip artikelnya!

    BalasHapus
  7. Ibu menyusui sangat butuh banyak suporter terlebih dari suami. Dan saya suka minum pristine8.

    BalasHapus
  8. Jarang lho para Ayah tahu dan turut membantu ibu dalam memberi ASI dengan alasan nggak terbiasa dan ina inu lainnya. Seringnya para mertua dan ibu kandung si ibu yang jadi seksi rempong. Padahal dukungan dari suami lebih dari segala dukungan yang si ibu bayi miliki.

    BalasHapus
  9. Support suami memang punya oeranan penting dalam kesuksesan menyusui. Dulu saya sempat di titik pengen berhenti menyusui anak sebelum dua tahun tapi support suami yang mensukseskan hingga akhirnya bisa menyapih di usia 2 thn 1 bulan.

    BalasHapus
  10. ASI ini memang sangat penting bagi bayi ya, Mas. jadi diusahakan produksi ASI Ibu terus lancar. Selain diperhatikan psikis, juga makanan. Dan resepnya banyak makan sayur daun katuk.
    keren infonya, Mas. Bisa menambah wawasan para suami juga.

    BalasHapus
  11. Saya termasuk bapak yg support ASI, waktu istri msh dlm pemulihan pasca melahirkan sy rela belanja beli dan masak sayur buat istri.

    BalasHapus
  12. Jadi ingat ketika masa-masa menyusui, suami paling support. Sampai saat anak prematur, ada yang menawarkan sufor, suami menolak. Karena ingin anaknya yang baru lahir diberikan ASI saja.

    BalasHapus
  13. Ini satu topik yg jarang Saya baca. Tapi penting bgt. Baru tahu soal support system kayak gini

    BalasHapus
  14. Kerjasama dengan saling mendukung antara si ayah agar si ibu mudah untuk menyusui anaknya

    BalasHapus
  15. Iya ya. Yang pasti suasana hati ibunya harus terjaga dengan baik ya agar ASI lancar

    BalasHapus
  16. Masya Allah, edukasi ini perlu disosialisasikan ke para Ayah nih..


    Dan saya, alhamdulillah berterima kasih KPD suami, Krn SDH menjadi ayah Siaga, alhamdulillah

    BalasHapus
  17. Suami siaga memang akan membantu kelancaran ASI Ibu bagi bayi. Saya tiga kali melahirkan di usia kehamilan kurang dari 8 bulan..Biasanya berpola itu, juga berat bayinya sama persis, 3250 gram dan 49 cm:)
    Tetap semangat menjadi Ayah, Mas:)

    BalasHapus
  18. Memang peran ayah sangat penting dalam mendampingi ibu menyusui. Banyak minum adalah salah satuskuncinya ya mba

    BalasHapus
  19. Wah, termasuk suami siaga, nih! Bagi seorang ibu yang baru melahirkan memang rentan terkena baby blues atau malah lebih parah lagi. Kalaupun tidak sampai stress, support system memang tetap sangat pentin. Terutama dari suami.

    BalasHapus
  20. Wah senengnya kalo para ayah juga peduli dan perhatian untuk menjaga ibu agar ASI nya banyak. Memang dukungan ayah sangat diperlukan, karena masa menyusui tuh lumayan berat lho.

    BalasHapus
  21. Alhamdulillah makin banyak ayah siaga dan peduli nutri asi buat tumbuh kembang buah hatinya.
    Benar ayah, masa setelah melahirkan adalah masa krisis si ibu. Apalagi ibu muda, jadi sangat perlu dukungan dan kasih sayang dari suami tercinta, agar asi tetap melimpah dan ibu makin bahagia.

    BalasHapus
  22. Aku share artikel ini ke abang aku deh.
    Kebetulan dia mau jadi ayah untuk anak keduanya..

    Orangnya cuek banget soalnya*

    BalasHapus
  23. Aku lagi nulis dengan pesan serupa nih, haha. Karena dukungan Pasangan itu sangat penting demi lancarnya proses meng-ASI-hi. Peran Suami sangat mempunyai pengaruh yang signifikan.

    BalasHapus
  24. Seorang suami patut memberi perhatian khusus juga harus diberikan untuk istri. Mulai dari kehamilannya, support mental, dan mengantar istri ke laktasi agar bisa memberikan ASI (air susu ibu) ekslusif dan maksimal untuk anaknya nanti

    BalasHapus
  25. Beneeer banget ini. Suami berperan penting pada Ibu saat pemberian ASI ke anaknya. Sayangnya hal kayak gini kurang disadari Bapak2 ya :(

    BalasHapus

Terimakasih sudah berkenan untuk meninggalkan jejak dengan komentar...

Tentang Saya

Git Agusti

Hai | Saya adalah Seorang Ayah dari 1 Putri Cantik | Blogger Cianjur | Buzzer | Lifestyle Blogger | Parenting Care | Random Writer | ...Read More

Ikuti Saya Melalui Email

Label

Jalan-Jalan (16) Stories (16) opini (14) Teknologi (13) edukasi (12) Report (2)

Artikel Terbaru

A Member of

A Member of

Komentar Terbaru

Find Me:

  • Facebook : Git Agusti.
  • Twitter : @git_agusti.
  • Instagram : git_agusti.

Kata Mutiara Hari Ini :

"Belajarlah rendah hati, rendahkan hatimu serendah-rendahnya hingga tidak ada seorangpun yang bisa merendahkanmu"

Git Agusti | Lifestyle Blogger