Kebaikan Amang Sopir Yang Bikin Anak Suka Angkutan Umum

Rumah terasa sepi hari ini tanpa adanya si kecil yang baru menginjak usia 4 tahun berjalan. Bagaimana tidak sepi karena biasanya rumah selalu hangat dengan suara mungilnya memanggil-manggil meminta tolong mengambil mainannya yang masuk ke kolong kursi atau merengek-rengek meminta saya untuk untuk menjadi kuda si pelari kencang lalu dia naik ke atas punggung dan meminta berputar-putar menirukan kuda kesukaan yang sering dilihat di film animasi favoritnya.

Maklum, dengan usianya sekarang semakin aktif saja anakku bergerak, saya mulai akrab dengan pertanyaan "ini apa? Ini kenapa begini? Itu kenapa begitu?" dan pertanyaan-pertanyaan yang terdengar indah namun terkadang saya bingung untuk menjelaskan jawaban atas sesuatu yang ditanyakan tentunya agar dapat dicerna dengan baik oleh pemikirannya yang masih sangat belia.

Sejak tadi pagi si kecil keukeuh maksa ingin ikut ibu, abah dan uminya untuk pergi ke rumah keluarga yang letaknya lumayan jauh sehingga harus menggunakan kendaraan untuk pergi ke sana dan waktu perjalanannya lumayan lama.

Sempat khawatir dengan kondisinya yang baru sembuh dari sakit demam dua hari kemarin. Namun karena melihatnya yang sudah terlihat sehat serta keinginannya yang sangat besar untuk ikut akhirnya saya mengijinkan ibunya untuk pergi ke rumah saudara yang akan menyelenggarakan acara pesta pernikahan di daerah Kabupaten Bandung.

Saya tahu alasan kenapa si kecil keukeuh memaksa untuk ikut ke abah dan uminya. Tiada lain karena anak saya sangat suka kalau dibawa untuk menaiki kendaraan angkutan publik apalagi kalau angkutannya itu jenisnya bus dan kereta api, (sampai saat ini dia belum kesampaian naik kereta api sih, baru sampai ke kunjungan stasiun terdekat aja). Mungkin salahsatunya karena efek dari film yang sering ditonton menampilkan tokoh-tokoh bus yang lucu dan menyenangkan.

Ada yang unik dari angkutan antar daerah di tempat tinggal saya. Ya meskipun tidak sebanyak di perkotaan namun 1-2 tahun belakangan ini muncul moda transportasi baru yang representatif sesuai dengan kebutuhan masyarakat disini. Mobil sejenis elf muncul dengan rute baru (Pagelaran-Ciwidey) yang jalurnya melewati tempat tinggal kami selanjutnya mengantarkan penumpang melintasi perbatasan Cianjur Bandung melalui jalur alternatif. Mobil jenis ini memang menjadi andalan karena terkenal tangguh untuk medan jalanan yang kurang bersahabat sekalipun. Kalau ada yang pernah berkunjung atau melewati tujuan wisata Curug Citambur pasti tahu dan pernah merasakan ekstremnya tanjakan leumah neundeut, seru kan? Haha

Lantas tadi bilang ada yang unik, apa ya?

Saya katakan unik karena angkutan elf ini menjadi kendaraan yang banyak diidolakan oleh anak-anak dan sangat dirindukan kedatangannya. Pernah beberapa kali melihat segerombolan anak-anak usia sekolah dasar begitu antusias berteriak-teriak: "Tayooooo! Tayooooo!".
Mereka begitu berbahagia ketika sang sopir memberhentikan kendaraannya lantas kemudian membunyikan klaksonnya disambut dengan riang gembira oleh anak-anak tadi.

Tidak sampai disana, Mang Sopir terlihat mengambil sesuatu dari karung putih besar yang ternyata itu adalah boneka Tayo, si tokoh film kartun animasi yang lagi trend di kalangan anak-anak. Lantas kemudian membagi-bagikannya kepada anak-anak tersebut.
Ini dia!
Tidak hanya untuk anak-anak yang ditemui di perjalanan, namun tentu setiap penumpang yang kebetulan membawa anak kecil pasti akan mendapatkan satu boneka lucu itu (selama persediaan ada).


Karena pemilik elf itu begitu peduli terhadap apa yang anak-anak setempat sukai, sampai-sampai memodifikasi warna dan rupa kendaraan tersebut menyerupai Tayo.

Tak heran karena hal sesederhana ini membuat angkutan umum seperti ini diminati anak-anak dan juga para orangtua (karena bikin anak senang :-) ). Mereka semakin nyaman untuk menggunakan angkutan umum karena keunikan yang ada dalam angkutan yang membuat anak-anak sedikit banyaknya terhibur. Belum lagi hal ini secara tidak langsung membuat dalam fikiran anak-anak tertanam kebiasaan untuk menggunakan angkutan umum yang lebih efisien ketimbang kendaraan pribadi. Yang kalau di kota besar penggunaan angkutan pribadi menjadi salahsatu penyebab terbesar kemacetan.

Terimakasih buat Mang Sopir yang inovatif, semoga dapat ditiru oleh para penyedia angkutan lainnya di jalur-jalur yang lain.

Next, saya akan membahas inovasi lainnya yang digagas oleh salahsatu innovator muda di Pasirkuda.
Share:

4 komentar:

  1. Wah sungguh luar biasa abang supirnya ya? dia tidak hanya sekedar mencari rezeki tapi juga mau berbagi. Patut ditiru nih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, banyak efek positifnya yang dirasakan para orangtua, mereka jadi senang ketika anak tidak rewel karena senang dengan hadiah dari sopirnya

      Hapus
  2. Mang supir ini penyayang, pastinya, jadi tidak cuma bekerja mencari rejeki tapi juga 'berinteraksi' dengan penumpang terlebih anak-anak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anak anak jadi ga takut sama kru angkutan umum, meski kadang mereka sedikit semriwing

      Hapus

Terimakasih sudah berkenan untuk meninggalkan jejak dengan komentar...

Tentang Saya

Git Agusti

Hai | Saya adalah Seorang Ayah dari 1 Putri Cantik | Blogger Cianjur | Buzzer | Lifestyle Blogger | Parenting Care | Random Writer | ...Read More

Ikuti Saya Melalui Email

Label

Jalan-Jalan (16) Stories (16) opini (14) Teknologi (13) edukasi (12) Report (2)

Artikel Terbaru

A Member of

A Member of

Komentar Terbaru

Find Me:

  • Facebook : Git Agusti.
  • Twitter : @git_agusti.
  • Instagram : git_agusti.

Kata Mutiara Hari Ini :

"Belajarlah rendah hati, rendahkan hatimu serendah-rendahnya hingga tidak ada seorangpun yang bisa merendahkanmu"

Git Agusti | Lifestyle Blogger