Tampilkan postingan dengan label Stories. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Stories. Tampilkan semua postingan

Aneka Resep Kue Kering Lebaran Yang Bisa Anda Coba Dengan Mudah

Selamat siang teman-teman...

Udah mulai sering liat iklan-iklan minuman khas berbuka di TV? Nah kalau sudah begitu pasti berasa dekat sekali dengan momen membahagiakan bulan Ramadhan, bulan dengan segala sukacita dan keberkahannya... Marhaban ya Ramadhan...
Nah seperti yang sudah kita ketahui, bahwa Hari Raya Idul Fitri alias Lebaran itu hanya tinggal menghitung beberapa bulan lagi dari sekarang. Tentu saja hal itu merupakan kabar yang paling menggembirakan bagi umat Muslim diseluruh dunia. Saat hari Lebaran tiba, biasanya akan tersaji berbagai macam kuliner khasnya seperti ketupat, opor ayam, kue basah, kue kering, dan lain sebagainya.

Namun, salah satu kuliner Lebaran yang selalu tersaji didalam ruangan rumah itu berupa jenis kue kering yang akan dihidangkan pada tamu maupun sebagai cemilan bagi pemilik rumahnya. Nah, untuk mempersingkat waktu, mari kita langsung saja ke pembahasan intinya mengenai aneka resep kue kering lebaran.

Meskipun saya bukan emak-emak yang biasanya lebih ahli dalam membuat masakan, tidak salah pula belajar lebih banyak tentang aneka makanan ringan untuk dapat membantu sang pujaan hati mempersiapkan makanan untuk Hari Raya.

Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasannya di bawah ini :
Kue kering kastengel
Resep Kue Kering Kastengel
Kue kastengel atau yang lebih populer dengan nama kue keju, merupakan salah satu jenis kue kering yang selalu ada ketika hari lebaran tiba. Adapun mengenai bahan-bahan yang harus anda persiapkan seperti dibawah ini :
- 200 gram mentega
- 3 butir kuning telur
- 300 gram keju parut
- 500 gram tepung terigu
- 2 sendok makan susu bubuk
- 1 butir kuning telur
- 1 sendok teh minyak
 - Keju parut secukupnya

Cara Membuatnya:
1. Kocok kuning telur dan mentega menggunakan mixer dengan kecepatan sedang, dan setelah itu diamkan beberapa saat.
2. Tambahkan kejut parutnya, kemudian aduk-aduk hingga adonannya benar-benar lembut. Apabila anda kurang yakin, silahkan colek adonan tersebut dengan jari, dan rasakan apakah adonannya sudah lembut atau belum.
3. Jika adonan sudah lembut, silahkan tambahkan tepung terigu dan susu sambil diaduk-aduk kembali.
4. Giling adonan tadi agar mudah dibentuk, kemudian bentuk lonjong pendek atau sesuai selera.
5. Olesi hasil cetakan dengan menggunakan kuning telur, taburkan parutan keju diatasnya, kemudian panggang dalam oven selama 20 menitan.
6. Kue kastengel yang renyah pun siap dihidangkan selagi masih hangat.

Kue Kacang
Resep Kue Kacang
- 500 gram tepung terigu
- 200 gram gula halus
- 250 gram kacang (tanpa kulit)
- ½ sendok teh garam
- 50 gram tepung maizena
- Minyak sayur secukupnya
- Wijen secukupnya
- Kuning telur secukupnya

Cara Membuatnya:
1. Pertama-tama, sangrai kacangnya terlebih dulu dengan aoi kecil hingga warnanya berubah kecoklatan.
2. Blender kecang yang telah disangrai tadi hingga benar-benar halus, agar menghasilkan citarasa yang sempurna.
3. Tambahkan dengan tepung terigu, tepung maizena, gula halus, dan garam. Selanjutnya masukkan minyak sayur secara bertahap, kemudian uleni adonan sampai kalis dengan menggunakan tangan.
4. Bentuk adonan yang sudah dibuat tadi sesuai selera, olesi dengan kuning telur diatasnya, kemudian taburi dengan wijen sesuai selera anda. Olesi kembali dengan kuning telur pada bagian lapisan ats wijennya.
5. Masukkan adonan tersebut kedalam oven dengan suhu kurang lebih 170 derajat, dan tunggu kurang lebih selama 20 – 25 menitan. Usahakan untuk tidak melebihi 25 menit, dikarenakan takut kuenya gosong!
6. Angkat kue hasil panggangan, biarkan hingga kuenya dingin, kemudian sisihkan kedalam wadah atau toples.
Nah, itulah aneka resep kue kering lebaran yang bisa anda coba dengan mudah. Dengan demikian, anda pun tidak perlu membeli kue kering atau memesannya ke orang lain.

Okedeh bapak-bapak, jangan ragu untuk mencoba. Pintar memasak bisa lebih disayang keluarga lho, :-D
Share:

Alasan Kenapa Auto Visitor Pada Blog Dilarang

Alasan Kenapa Auto Visitor Pada Blog Dilarang

Hallo temans...

Udah nulis hari ini? Hayooo, artikelnya masih betah di draft atau udah diposting nih?

Ya, bagi sebagian orang yang memiliki blog kemudian mengisinya dengan karya-karya tulisnya baik yang berupa single niche atau multiple niche, memiliki banyak visitor blog pribadinya merupakan hal yang sangat membahagiakan. Semakin banyak orang yang mengunjungi dan betah berlama-lama di blognya itu berarti semakin menarik pula konten-konten yang ada dalam blog yang dimiliki. Its amazing!

Berbeda dengan website besar dengan penerapan SEO off page dan on page yang selalu dimaksimalkan, sebagian orang yang suka menulis dengan memanfaatkan media blog sebagai salahsatu cara untuk publikasi karyanya biasanya kebanyakan tidak terlalu banyak menguasai teknik SEO, termasuk saya yang masih sangat minim wawasan dan keterampilan ber SEO-SEO an :-D. Selama ini saya menulis tanpa optimasi yang lain-lain dan hanya mengandalkan tulisan dan tambahan foto-foto untuk menarik pengunjung.

Belakangan ini ada beberapa teman yang membicarakan mengenai visitor untuk jejaring dunia maya. Beragam cara yang menarik untuk didengarkan saya simak baik-baik. Mulai dari penguatan isi tulisan agar semakin berkualitas, daya tarik gaya tulisan yang membuat nyaman pembacanya serta penguasaan SEO itu tadi. 

Sangat luar biasa dan terkagum-kagum ketika mendengar beberapa pernyataan teman bahwa blognya memiliki banyak visitor unik setiap hari, kalkulasi dalam sebulan wiiih hebat poko'e.

Jika menggunakan tekhnik Search Engine Optimation (SEO) yang baik baik off page maupun on page, maka itu tidak ada salahnya. Berbeda dengan penggunaan cara yang "tidak disarankan" semacam auto visitor.
 
Nah, peurtinyi-inyi (baca dengan gaya Mas Thukul) Apa itu Auto Visitor?

Auto Visitor adalah suatu program yang berguna untuk menjadi pendongkrak traffic pada blog dengan menggunakan semacam bot untuk mengunjungi blog tertentu dalam jumlah yang besar.

Konon katanya aplikasi auto visitor bisa seolah-olah bisa mendatangkan ratusan pengunjung yang memadati blog namun bukan pengunjung organik melainkan hanyalah sebuah bot dari aplikasi tertentu.


Sekilas keren sih, tapi terasa hampa begitu kan ya? Artikel kita cuma dikunjungi robot! :-D
Selain itu ada beberapa dampak buruk dari penggunaan aplikasi auto visitor. Ini dia:

Pengajuan Google Adsense Ditolak
Bagi para blogger yang juga sudah mulai masuk ke dunia Google Adsense untuk menambah pundi-pundi rupiahnya, blog yang menggunakan auto visitor sulit bahkan kecil kemungkinannya untuk diterima ketika mendaftar Google Adsense, karena biasanya blog yang di acc hanyalah yang memiliki visitor organik.

Visitor Turun Drastis Tiba-Tiba
Penggunaan auto visitor juga bisa menyebabkan penurunan grafik visitor yang begitu drastis dikarenakan karena aplikasi auto visitor tidak akan selamanya aktif.
Tidak Merangsang Blogger Untuk Berkarya Lebih Baik
Menggunakan auto visitor hanya akan membuat diri penulis/blogger stagnan tanpa ada usaha dan motivasi untuk meningkatkan kualitas karya tulisnya. Berbeda dengan mengandalkan visitor organik yang memang merupakan benar-benar pengunjung yang akan begitu suka dengan konten blog yang selalu menarik dan sesuai dengan minat yang dimiliki oleh pengunjung.

Blog Sulit Terdeteksi Mesin Pencarian Google
Blogger yang menggunakan auto visitor akan sulit menemukan artikel dari blognya berada page one pencarian. Google biasanya akan dapat mendeteksi blog dengan visitor murni.

Resiko Fatal Blog Dihapus Google
Efek mengerikan dari menggunakan auto visitor adalah blog dihapus oleh Google, mengingat Google adalah empunya "kontrakan".  Tentu yang punya kontrakan ga mau penghuni kontrakannya bertindak di luar peraturan yang ditetapkan.

Itu dia temans, beberapa alasan kenapa auto visitor mesti dijauhi dan ga perlu berfikir untuk sekali-kali menggunakannya. Lebih baik organik, makanan aja yang alami kan lebih baik karena lebih menyehatkan.
Share:

Tips Agar Semangat Kerja Pasca Libur Akhir Tahun

Libur akhir tahun tidak terasa telah berlalu, cuti bersama sudah dilewati dengan beragam kegiatan bersama keluarga dan sahabat. Kembali lagi ke aktivitas rutin keseharian mendulang isi kantong 💸 agar tetap stabil tanpa kekhawatiran.

Selesai libur dan cuti tidak jarang ada rasa kurang dalam waktu libur yang sudah dijalani dan terkadang terdapat sisa-sisa malas yang menggelayuti. Kebiasaan berleha-leha di pagi hari selama beberapa minggu berubah menjadi aktifitas yang berpacu dengan dentangan jam mendorong disiplin waktu untuk selalu ontime.

Heuuuuh, rasanya badan ini belum cukup liburan, ya udah lanjut di beberapa tanggal merah di depan, :-)

Beberapa tips ga penting yang bisa sedikit menumbuhkan semangat kerja di awal tahun ini, yuk geser bawah...👇

#1 Menyusun Rencana Kerja 📝
Di hari pertama masuk kerja, biasanya langsung dihadapkan pada brief awal tahun oleh pimpinan, mencakup perencanaan dan permintaan rencana kerja masing-masing divisi dan bidang. Alangkah baiknya agar rancangan kerja kasar telah disusun beberapa hari sebelum masuk hari pertama kerja, jadi nanti tinggal mengembangkan saja untuk mempermudah penyusunan rencana kerja agar lebih spesifik/detail. Tentukan bagian pekerjaan mana yang sifatnya harus menjadi prioritas, dengan begitu kita memiliki rencana kerja yang sistematis dan terencana.

#2 Tidak Menunda Pekerjaan ⌚
Seringkali di awal tahun merasa alokasi waktu begitu banyak tersedia, padahal tidak. Selalu jadikan pengalaman di tahun yang sudah dilewati sebagai bahan untuk memperbaiki kualitas kerja di tahun yang akan dijalani. Mengerjakan pekerjaan dengan sesegera mungkin adalah solusi terbaik, jangan menunda-nunda, kalau sudah numpuk bahaya!
 
#3 Cintai Pekerjaan 💖
Mencintai pekerjaan yang digeluti dan menjadikannya sebagai hal yang menyenangkan adalah salahsatu kunci agar semangat kerja betah berlama-lama ada dalam diri kita. Jangan ada keterpaksaan dalam mengerjakan sesuatu, apalagi ngedumel dan selalu menyalahkan oranglain atas kesulitan pekerjaan.
 
#4 Menata Ruang Kerja 💺
Memberikan sentuhan baru di ruangan dan meja kerja agar memberikan kenyamanan dan meningkatkan produktivitas kerja dengan ubahan minimalis berbudget rendah mungkin dapat kita lakukan. Mengubah warna dinding, desain dan tata letak mebelair, tambahan asesoris/pemanis di sudut ruangan mungkin bisa menjadi pilihan. Jika ruang tersebut adalah ruangan yang digunakan oleh beberapa orang, itu lebih bagus, karena proses mengubah suasana ruangan akan lebih mudah karena banyak orang terlibat. Jika warna dinding selama ini monoton, cobalah dengan warna-warna yang memberikan kesan enerjik dengan warna-warna terang.

#5 "Mengasah Senjata" 💾
Dalam setiap pekerjaan yang kita lakukan, selalu ada "senjata" yang menjadi sahabat sejati untuk memuluskan pekerjaan agar dapat diselesaikan. Petani dengan cangkul dan parangnya, programmer dengan komputernya, driver angkutan online dengan kendaraan bermotor dan gadgetnya, dan masih banyak lainnya. Pastikan "senjata" yang kita miliki sudah dalam performa yang baik dan layak pakai. Jika memiliki kendala, segera "asah" dengan memanfaatkan waktu libur, tidak perlu oleh sendiri, cukup titipkan pada ahli yang bisa memperbaikinya, atau kalau memungkinkan bisa saja menggantinya dengan unit baru.

#6 Cintai Keluarga 👪
Ini nih, amunisi paling penting dalam menjalani pekerjaan, apapun bentuk pekerjaannya. Menjadikan keluarga sebagai prioritas adalah hal yang paling penting. Menjadikan pekerjaan sebagai ibadah dan  lahan pahala dalam setiap langkahnya. Ada banyak motivasi tercipta semenjak kita bangun di pagi hari. Perencanaan keuangan keluarga untuk dapat menciptakan kehidupan yang lebih baik di masa yang akan datang menjadi booster yang dijamin ampuh.

#7 Bikin Target Pencapaian 🎯
Menentukan target pencapaian yang ingin didapatkan sebagai resolusi di tahun ini. Bisa saja ingin membangun atau menambah properti, pergi travelling ke destinasi wisata impian [Baca juga: Piknik Adalah Pemborosan, Benarkah?] menabung untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, memiliki kendaraan baru, memberangkatkan keluarga tercinta ke Tanah Suci atau mungkin ada yang berniat melepas masa lajang di akhir tahun tentunya itu butuh biaya yang lumayan, baik dalam pelaksanaannya atau biaya pemenuhan kebutuhan setelahnya.

Demikian beberapa tips untuk membangkitkan semangat kerja di awal tahun pasca liburan. Ga usah dari hal-hal besar, cukup dari yang sederhana namun imbasnya terasa dalam keseharian. Selalu optimis dan berpegang pada tujuan. Yang paling penting, cintai pekerjaan apapun pekerjaannya.

Pasti masih banyak tips yang lebih ampuh buat membangkitkan semangat kerja, share di kolom komen ya...
Share:

Selayang Pandang | Lampu Gentur Cianjur

Lampu Gentur merupakan lampu asli kota Cianjur. Konon katanya keberadaan lampu yang memiliki desain sangat indah ini sudah ada kira-kira sejak tahun 1920 M. Seiring dengan perkembangannya, bahan baku untuk pembuatan lampu Gentur digantikan dengan bahan dari kuningan dan kaca yang berwarna-warni sehingga memiliki tampilan yang lebih cantik dan menarik. Namun perkembangan desainnya sendiri tidak memiliki perubahan yang signifikan sejak desain pada awal kemunculannya. 
Dari cerita turun temurun warga masyarakat Cianjur, Lampu Gentur ini tercipta berawal dari kebutuhan para santri akan alat penerangan ketika pulang dari mengaji pada malam hari dengan desain sederhana.
Jika diperhatikan lebih detil, desain lampu Gentur memiliki desain yang menyerap desain ala retro klasik zaman Kolonial Belanda. Tidak aneh memang karena secara budaya kultural di Cianjur sendiri mengalami akulturasi budaya Timur dan Barat melalui pendudukan oleh Hindia Belanda.
Lampu Gentur berjejer rapi menghiasi Kota Cianjur
Saat ini, sebagai salahsatu benda hasil produksi industri kreatif masyarakat Cianjur khususnya Warungkondang, Lampu Gentur telah memiliki penggemarnya sampai ke luar negeri. 
Lampu ini sendiri sepertinya memiliki nama yang diambil dari nama kampung yang menjadi asal lampu ini berasal, yakni Kampung Gentur. Kampung Gentur adalah sebuah kampung di wilayah di Kabupaten Cianjur yang hampir seluruh penduduknya adalah pengrajin lampu (pembuat lampu hias). 

Bentuk lampunya yang artistik sangat memikat siapa saja yang melihat lampu khas dari Kota Taucho ini. 
Sore hari, Lampu Gentur hadir membawa kesan romantis dan teduh menyelimuti Kota Cianjur
Saat ini, Lampu Gentur menjadi penghias jalan di berbagai kawasan Kota Cianjur, mempercantik kota ini dengan desainnya yang khas, apalagi ketika sore menjelang malam, kesan romantis dan teduh menyelimuti Kota Cianjur, sebuah kota kecil yang semakin mempercantik diri dengan kearifan lokal dan budayanya. Diketahui bahwa desain Lampu Gentur yang saat ini dipasang di sepanjang jalanan Kota Cianjur merupakan desain yang dipilih langsung oleh Ibu Hj. Ratu Eliesye Fitrianne.
Share:

Menikmati Keindahan Alami Pantai Apra Cianjur Bersama Keluarga

Weekend berlalu, Senin menunggu, semua kembali pada kenyataan besok adalah : S E N I N, haha.

Ah atuh biasa aja kalau sudah mau bertemu Senin, kan Senin adalah hari dimana energi lagi tinggi-tingginya, bagus buat produktivitas kerja maupun studi. Monday is Moneyday, jangan melehoy biar disayang orang sekantor.

By the way...

Weekend kemarin kemana aja?

Kalau yang kebetulan sukanya outdoor kemudian cuacanya bagus pasti biasanya langsung memanfaatkannya buat pergi ke suatu tempat buat sekedar menghilangkan keletihan fikiran seusai full satu minggu berkutat dengan kesibukan.
Baca juga : Ga Perlu Mahal Untuk Liburan di Akhir Pekan
Ada yang nanjak? Sepertinya musim hujan begini jarang ya yang berminat naik gunung. Jalanan penuh lumpur, cuaca ekstrem serta kondisi mager bikin keinginan muncak dipending untuk waktu yang tidak ditentukan. Dan jangan lupakan lelahnya mengusir si kenyal penghisap darah yang antri naik ke badan kalau musim penghujan tetap memaksakan naik gunung, :-D. Kecuali untuk yang udah benar-benar cinta gunung, tak terlalu mempermasalahkan semua itu, karena sudah memiliki pengalaman dan profesional di pernaikgunungan, semua teratasi dengan perhitungan dan persiapan yang pas.

Kalau warga perkotaan, bermain bersama keluarga di tempat-tempat wisata alternatif terdekat menjadi salahsatu solusinya. Taman kota atau arena bermain anak menjadi pilihan mayoritas karena mudahnya akses menuju tempat tersebut, itupun kalau belum musim banjir, hehe.

Berbicara tentang bawa-bawa keluarga waktu liburan, istri dan anak menjadi kebiasaan sejak si kecil masih sangat kecil. Dengan persiapan yang matang, membawanya kesana-kemari dengan jarak yang lumayan jauh bisa saja dilakukan. Asalkan segalanya diperhitungkan dengan baik si anak akan tetap bisa menikmati perjalanan pergi dan pulang tanpa rewel. Apalagi kalau perginya adalah ke tempat yang anak inginkan, sepanjang perjalanan tak habis mulutnya bercerita tentang kebahagiaannya bisa mengunjungi tempat yang ia inginkan. Sesampainya di rumah pun tetap dengan bangganya dia ceritakan apa yang ditemui dan dilakukan di tempat itu. Sebagai orangtuanya tentu menjadi kebahagiaan yang luar biasa melihat kondisi demikian, memberikan hal-hal yang baru dan bermanfaat kepada anak untuk perkembangan di masa emasnya.

Seperti yang dilakukan beberapa waktu yang lalu, melakukan perjalanan wisata ke daerah Cianjur bagian selatan (biasanya disebut Cianjur Kidul). Di daerah Cianjur selatan sendiri banyak destinasi wisata yang dapat dikunjungi mulai dari wisata alam tipe hutan semisal Patrol Valley di Cibinong, tipe wisata air terjun seperti Curug Citambur, atau menuju bagian paling selatan yang bersentuhan dengan Samudera Hindia banyak destinasi wisata alam khususnya pantai, diantaranya ada Pantai Sereg, Jayanti, Apra dan yang lainnya.

Kebetulan karena perhitungan waktu yang terbatas hanya satu hari, maka kuputuskan untuk mendatangi Pantai Apra karena pantai ini merupakan pantai terdekat dan termudah yang bisa dikunjungi.

Dengan perjalanan sekali pergi yang memakan waktu sekitar 3 jam, maka keberangkatan terbaik adalah sekitar pukul enam pagi, dengan rencana sampai disana sekitar jam 9 pagi sehingga cuaca tidak terlalu panas di area pantai mengingat anak yang pastinya nanti akan betah bermain-main sehingga secara langsung terkena terik sinar matahari. Kalau masih pagi tidak akan terlalu terik, nyaman bagi anak kami.
Dengan menggunakan sepeda motor, asal cuaca bagus, tidak masalah kok berkendara bawa anak kecil.
Benar saja, sesampainya disana alhamdulillah masih pagi, cuacanya bagus, langitnya cerah. Asyiknya lagi pengunjungnya belum ramai, sehingga lebih banyak tempat untuk kami.

Oh iya.
Pantai Apra secara administratif masuk ke Desa Saganten, Kecamatan Sindangbarang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Patokannya tugu ini ya, 300 meter dari sini.
Mesjid nan indah ini dekat dengan lokasi pantainya sendiri, jadi tidak perlu khawatir untuk kesulitan mencari tempat beribadah ketika waktunya datang.
Letaknya sekitar kurang lebih 300 meter dari Alun-Alun Sindangbarang. Jalanan dari jalan utama menuju kesana bagus, sudah merupakan jalan beton sampai ke area parkir kendaraan. Pantai ini sangat dekat dengan muara besar sungai Cisadea, sehingga secara geografis sendiri pantai ini nyaman karena areanya yang cukup landai dengan hamparan pasir yang luas.

Dengan pantainya yang lega, cocok buat para pengunjung yang memiliki hobi untuk berfoto atau sekedar menikmati keindahan panorama alamnya. Karena memang pantai ini bersentuhan langsung dengan Samudera Hindia, tidak heran anginnya kencang pada beberapa waktu, ombak yang besar menjadi salahsatu ciri khas dari pantai ini.

Untuk yang belum terbiasa berenang di pantai dengan tipe seperti ini, lebih baik jangan memaksakan diri untuk berenang mengingat bahaya yang selalu mengintai karena gelombang yang cukup besar. Menikmati sambil berjemur udah cukup kok.

Putriku nampak kebingungan waktu pertama kali melihat hamparan pasir pantai seluas ini, maklum pertama kali
pergi ke pantai seusianya ini.
Naah, sekarang udah berani eksplor dengan pasirnya, katanya sih mau bikin bangunan dari pasir


Saking senangnya, tak henti dia lari kesana-kemari, horeeee....!
Eh, Bunda nunjukin apa coba, ada ikan hiu, gitu ?
Ga cape nih anak lari-lari terus...
Ehm...
(Buat dapat foto ini susah payah bikin tripod dadakan lho, haha)
Finally, dia bilang cape setelah 2 jam bermain pasir dan berlari-lari
Jumpa warga setempat yang sedang memancing ikan... Semoga dapat tangkapan yang besar ya Akang.
Ada yang tahu ini apa?
Rasanya setelah diolah enak lho, mirip udang.
Yeee... Terimakasih Ayah Bunda.

Gimana? Ada yang udah pernah kesini bareng keluarga?  Dijamin asyik soalnya selain biayanya murah meriah pantainya juga nyaman dan akses jalan menuju kesana mudah karena bisa pakai angkutab umum juga, banyak.
Inti dari liburan bagi kami adalah bukan seberapa jauh tempatnya, tapi kesan kebersamaan keluarga adalah poin akhirnya. (tapi kalau ada rezeki mau sih jauh-jauh ondeuweynya, hehe). 


Share:

Quote : "Tanamlah Kebaikan, Maka Engkau Akan Menuai Kebaikan"


Pernahkah mengalami suatu perlakuan yang baik dari seseorang yang kita baru kenal atau bahkan belum kita kenal sama sekali? Atau mendapat pertolongan dari seseorang secara tiba-tiba tanpa kita pernah bayangkan sebelumnya akan mendapatkan pertolongan itu sedangkan kita dalam posisi yang benar-benar sangat membutuhkannya.Tentunya kita akan senang, bahagia dan bersyukur jika menjumpai fenomena demikian.

Saya pernah, lebih dari sekali, beberapa kali, banyak bahkan tidak terhitung kalau diingat-ingat.
Terkadang menjumpainya dalam pekerjaan atau di tempat-tempat yang baru saya kunjungi ketika melakukan perjalanan.
Seringkali beberapa saat setelahnya saya termenung untuk beberapa saat. Bahkan sering menghubung-hubungkan dengan apa yang telah saya lakukan di masa yang telah terlewati sehingga saya mendapatkan keajaiban berupa hal-hal baik dalam keseharian.

Misalnya saja pernah suatu waktu harus melakukan perjalanan mendadak yang berhubungan dengan pekerjaan. Memperhitungkan jarak bukanlah yang bisa diukur dalam hitungan menit. Karena perjalanan dari tempat tinggal ke pusat kota kabupaten lumayan jauh, 80 kilometer mah ada sih, itu untuk sekali jalan.

Keberangkatan mendadak menjadikan persiapan yang saya lakukan menjadi alakadarnya. Memprioritaskan barang-barang yang terlintas dalam fikiran dirasa penting untuk membantu pengerjaan tugas yang diberikan.

Laptop, charger, berkas-berkas, handphone, brussss.... masuk ke tas ransel kemudian tidak lupa helm, jaket dan sepatu sebagai standar keselamatan berkendara. Berangkatlah dengan menunggang si kuda besiku meluncur menuju kota kabupaten.

Perjalanan melewati jalanan menurun, kemudian menanjak, menurun dan menanjak lagi, begitu terus rute yang dilewati plus belokan tajam, membayangkan diri sebagai pebalap jalanan, kalau bayangin jadi abang Marques kayanya kejauhan, haha.
Gambar ilustrasi
Cuaca dingin membuat saya sedikit mengurangi kecepatan, angin serasa jarum-jarum es merayap di sela-sela pakaian tebal yang dikenakan. Kabut tebal yang membatasi jarak pandang di beberapa titik perjalanan memaksa saya untuk tidak terlalu memacu kecepatan, karena kalau dipaksakan dikhawatirkan membahayakan diri sendiri dan orang lain. Kalau memacu kendaraan dengan kecepatan terlalu tinggi ada orang yang tiba-tiba menyebrang jalan atau dahan pohon yang tiba-tiba jatuh ke jalur kendaraan atau mungkin pula ada kendaraan dari arah berlawanan yang sama-sama hilang jarak pandang, kebayang kan? Heuuuh, na'udzubillahi min dzalik.

Dingin sekali, maklum karena waktu sudah menunjukan pukul 16.30 waktu mengisi bahan bakar di persinggahan pertama yang dilewati. Belum lagi karena ini adalah daerah pegunungan, lebih dari separuh perjalanan melewati perkebunan teh yang sebagian besar jarang pemukiman.
Gambar ilustrasi, sumber tertera
Dalam hati, malas sebenarnya harus berangkat sore hari menempuh perjalanan sejauh ini. Tapi karena saya berfikir bahwa ini adalah salahsatu dari resiko pekerjaan akhirnya berusaha untuk melawan rasa ingin bermalas-malasan. Kebetulan pekerjaan yang digeluti adalah pekerjaan tanpa batasan waktu yang memiliki jam kerja yang pasti. Eh jam pastinya dari 7.30 sampai dengan 14.00, tapi kebanyakan pekerjaannya menuntut untuk selalu on baik pagi, siang, sore, malam bahkan pada saat sahur sekalipun,:-D, terlepas dari semua itu, saya senang melakukannya.

Separuh jiwaku pergi...

eh...

Maaf maaf

Maksudnya separuh perjalanan telah dilewati, posisi pemandangan kanan kiri masih hamparan perkebunan teh yang menghijau berselimut kabut. Berusaha menikmati perjalanan dengan suguhan pemandangan ini. Namun tiba-tiba, suara berderak logam besi di bagian belakang disusul dengan motor yang hilang keseimbangan karena roda belakang tiba-tiba mengunci tanpa bisa berputar. Keadaan motor yang sedang dalam posisi melaju kemudian roda yang mengunci tiba-tiba membuat kendali oleng kesana-kemari, beruntung bisa dipertahankan untuk kemudian berhenti dalam keadaan rebah, bukan jatuh ndlosor.

Alhamdulillah, nasib baik berpihak, tidak ada luka kecuali sikut kiri sedikit lecet karena posisi rebah tadi. Setelah saya pastikan bahwa tidak ada bagian badan yang luka parah kemudian saya periksa isi tas untuk memastikan barang di dalamnya tidak rusak. Kemudian melanjutkan untuk memeriksa keadaan motor. 
Astagfirullah, sudah kuduga, rantai putus dan terjepit tepat di bagian gear belakang sehingga roda belakang terkunci.
Saya putuskan untuk mengingat letak bengkel terdekat dan itu kira-kira 2 kilometer di depan. Berusaha untuk mendorongnya untuk sampai kesana namun kendaraan tidak dapat didorong sedikitpun karena roda belakang yang ngelock. 

Ya Allah, saya tidak membawa peralatan kunci-kunci bengkel apapun.  

Sore bergeser ke malam, haripun semakin gelap. Sialnya tak satupun kendaraan besar yang mau berhenti untuk diminta pertolongan meski sudah memberi kode dengan melambaikan tangan.
Beberapa pemotor tak luput saya berikan kode untuk bisa menolong tapi hasilnya sama, tak ada yang mau berhenti. Wajar juga sih sebenarnya karena posisi jauh dari pemukiman dirasa membuat mereka enggan berhenti karena khawatir jadi korban tindak kriminal semacam pembegalan.

Namun akhirnya nasib baik berpihak kembali ketika ada pemotor dari arah belakang melihat lambaian tangan saya kemudian mau memberhentikan kendaraannya. Masih menggunakan masker dan helm beliau memperhatikan saya.

"Kang bisa tolong saya?"
"Ada apa Kang? Kenapa?"
"Ini Pak motor saya rantainya putus, rodanya terkunci, ga bisa didorong..."
"Waah, kok bisa putus begitu...". Sambil kemudian membuka karet yang mengikat tas merah di jok belakang motornya, ternyata kunci-kunci bengkel. Ternyata beliau adalah montir. Tanpa berkata banyak beliau mulai memperbaiki motor saya dengan cekatan.
"Masya Allah, kok bisa kebetulan" Bisikku dalam hati sambil terus memperhatikan
"Ini masih bisa dipaksakan untuk diperbaiki tapi harus segera diganti kalau sudah ketemu bengkel Kang" Ucapnya
"Alhamdulillah, yang penting bisa sampai dulu ke tujuan Pak. Terimakasih banyak Pak, sudah mau menolong". Berucap demikian sambil terus-terusan memperhatikan wajah malaikat penolong ini karena merasa pernah berjumpa, tapi dimana ya?
"Sama-sama, sudah menjadi kewajiban untuk saling menolong, Bapak juga sering mogok motor di jalan dan dibantu orang, hehe." Jawab si Bapak dengan ringan.

Ketika selesai diperbaiki, alat perbengkelan pun dimasukan kembali ke dalam tasnya. Sambil mencoba untuk memastikan bahwa motornya benar-benar bisa dikendarai saya mengobrol singkat bertanya tentang beberapa hal terkait si Bapak. Beliau mengatakan bahwa beberapa bulan yang lalu pernah terjatuh dari motor di tempat yang tidak jauh dari lokasi saat ini. Waktu itu beliau menyebutkan bahwa mendapat luka yang cukup parah kebetulan tidak ada orang yang lewat selama beberapa waktu kecuali 1 orang yang menolong untuk meminggirkan kendaraan dan memberikan pertolongan pertama sebelum kemudian dinaikan ke mobil angkutan yang lewat untuk kemudian masuk ke puskesmas terdekat.

Saya kemudian ingat bahwa saya pernah menolong orang yang kecelakaan di tempat yang sama dan ternyata Bapak inilah orang tersebut. Saya pun terheran-heran dengan kejadian ini. Mana mungkin bisa terjadi keajaiban, melibatkan dua orang yang sama dalam dua kejadian yang hampir serupa, sama-sama membutuhkan pertolongan.

Kemudian saya sadar bahwa mungkin ini adalah salahsatu wujud dari saling menanam kebaikan. Meskipun memang bukan dihubung-hubungkan, namun kejadian seperti ini mungkin dialami oleh orang lain meskipun dalam konteks yang berbeda. Saya rasa, jika banyak orang membiasakan melakukan kebaikan-kebaikan meskipun itu kecil, maka kebaikan itu akan menciptakan kebaikan-kebaikan yang lain di waktu dan kesempatan yang berbeda.
"Tanamlah Kebaikan, Maka Engkau Akan Menuai Kebaikan..."
 ======================================================================

Ada yang memiliki pengalaman-pengalaman serupa ?
Share yuk di kolom komentar agar menjadi motivasi berbuat kebaikan bagi yang lain...
Share:

Duta SO7, Eksis Dalam Karya Legendaris


Pagi-pagi udah sedikit mumet inget ke sisa-sisa pekerjaan yang tak kunjung usai. Aneh beberapa hari ini susah sekali untuk menyelesaikan. Padahal kalo difikir-fikir tinggal ngisi-ngisi form aja sebenarnya. Tapi kalau sudah datang rasa malas rasanya mudah datangnya susah perginya, haha dasar pemalas.

Lirik ke penunjuk waktu di dinding waktu menunjukan 05.32, ada waktu lumayan nih buat buka blog. Nambah-nambah beberapa kata di beberapa draft tulisan. Draft ngantri tapi belum satupun selesai, jadi ga bisa klik tombol "publikasikan", hadeuuuh.

Kopi pagi seduhan cantikku udah ada disamping laptop, aromanya yang khas membuat suasana jadi enak. Kebanyakan pagi sebenarnya kopi jarang habis 1 gelas, paling habis setengahnya karena yang dinikmati selain itu adalah aromanya, entah kenapa aroma kopi serasa jadi syarat pelengkap pagi, pecandu bukan ya?
Paginya segar, kopinya ada, ketak-ketik lanjut. 

Masih ada yang kurang, apa coba ?

Betul, musik.

Musik jadi salahsatu pelengkap kalau sudah manteng lama-lama di depan laptop. 

Musik sudah menjadi bagian dari kehidupan saya. Rasanya tanpa musik sama seperti masakan tanpa diberi bumbu. Saking mempengaruhi dunia dan kehidupan, musik juga dapat menjadi solusi dalam berbagai masalah sehari-hari.

Klik-klik buka folder menyasar ke folder lagu-lagu koleksi. Tidak banyak tapi sudah cukup lama jadi koleksi. Tekan Ctrl + A lanjut klik "Play All", naaah asyik nih, musik mengalun menemani pagi ini.

Membicarakan musik, erat sekali kaitannya dengan pemusik dan penyanyi. Setiap orang memiliki jenis musik dan penyanyi favorit yang berbeda.

Seiring dengan perjalanan waktu dan perkembangan zaman, banyak penyanyi sekaligus pemusik yang dijumpai dengan beragam karyanya. Banyak yang datang terkenal sebentar lalu menghilang. Hanya sedikit yang bertahan dan terus berkarya, menginspirasi dan menghibur penggemar dengan lagu-lagunya.

Terlahir di tahun 90-an, di pedesaan pula. Membuat saya tidak terlalu up to date dengan perjalanan dan perkembangan musik. Namun ada beberapa penyanyi yang lagu-lagunya menjadi koleksi di playlist pribadi untuk sesekali diputar menemani keseharian.

Kalau bagi sebagian orang menyukai genre musik hanya satu dua saja sehingga sering dibilang penggemar fanatik. Maka saya bingung sendiri kalau membicarakan fanatisme dalam menggemari penyanyi beserta genre musiknya. Semua tergantung mood, kalau sedang ingin mendengarkan musik santai saya putar lagu yang ritmenya woles, kalau sedang ingin mendengarkan lagu yang ngebeat saya dengarkan lagu yang ritmenya kenceng. Intinya jadi penikmat segala genre musik, mulai dari tradisional hingga ke lagu-lagu yang dinyanyikan para legendaris dari negeri Mamang (Paman) Sam, meskipun sering membawa kesedihan ketika mendengarkannya karena banyak ga ngerti ketimbang ngerti liriknya, karunya teuing, haha.

Karena saya adalah penyuka hampir segala musik dengan penyanyinya yang terdiri dari bermacam aliran, ada beberapa nama penyanyi yang salahsatunya sedikit saya akan ulas.

Kuy geser bawah....

Sheila On 7
Grup band yang setidaknya telah mengeluarkan lebih dari 10 album dalam kiprahnya di dunia musik sejak berdiri sejak 1996 menjadi grup musik dengan penyanyi dan pemusik idola saya selama ini. Hingga saat ini Duta tetap eksis berkarya dan selalu menyajikan penampilan terbaik bersama Sheila On 7 untuk para penggemarnya. Sejak didirikan, grup ini telah memiliki beberapa lagu-lagu orisinal karya mereka sendiri dan lagu-lagunya memiliki kenangan di hati penggemarnya masing-masing. Tak heran jika Duta dengan Sheila On 7 selalu dinantikan penampilannya di panggung. Termasuk pada konsernya yang diadakan di Balai Sarbini Jakarta dengan temanya "Sebuah Kisah Klasik" mampu membius penonton dengan performance terbaiknya.

Secara pribadi, Duta SO7 menjadi salahsatu musisi legendaris yang difavoritkan karena karyanya yang luar biasa, pribadinya yang selalu low profile, ramah kepada penggemar serta kharismatik. Bahkan di beberapa kesempatan tak jarang dia "konser" di gelaran hajatan. Buat artis selevel Duta rasanya jarang sih.

Kalau diingat-ingat awalnya suka dengan lagu-lagunya Duta di Sheila On 7 itu karena saya sering mendengar dari radio, maklumlah di kampung radio aja jadi barang mewah. Tidak setiap rumah memiliki radio sebagai media hiburan. Saya sendiri menjumpai radio itu di rumahnya Paman,:-D

Seniman musik yang akrab disapa Duta ini bernama lengkap Akhdiyat Duta Modjo. Usut punya usut memiliki garis keturunan salahsatu pahlawan Indonesia di zaman penjajahan Belanda. Ada mirip-miripnya juga kalau melihat foto Duta dengan Kiai Madja/Modjo. Cek aja, hihi.

Lahir di Kentucky, Amerika Serikat pada 30 April 1980, tidak menjadikan si akang ini menjadi betah atau mau bertempat tinggal disana. Dia mah cinta Indonesia, lebih betah dengan Jogja, kota yang selalu bikin kangen bagi yang sudah pernah datang jalan-jalan kesana. Aduh jadi keingetan rencana akhir tahun punya keinginan berkunjung lagi kesana.

Dari seringnya dengar di radio, beranjak ke VCD player, dapat kepingan CD pertama itu pemberian Paman juga, ya boleh dikatakan tau lagu-lagu Sheila On 7 dari sana. Sekarang-sekarang mah, nambah koleksi lagu gampang tinggal donlot-donlot aja, banyaaak.

Lagu-lagunya sendiri banyak jenisnya, dari yang melow sampai yang bikin semangat kembali kalau mood lagi melehooooy.

D i a n t a r a n y a  ....
atau ini...
atau ini...
atau yang terbaru ini nih...

Gimana? ada yang mengidolakan ini juga? Kalau iya, kita sama'an nih. Kita ? Iya... Kita. Haha

Sayangnya meski selalu ingin hadir dalam konser live si abang ini belum juga kesampaian sampai detik ini, entah kapan bisa.

Kemarin aja pas ada konser Kisah Klasik cuma bisa mungutin videonya di Youtube aja, hadeuh memprihatinkan pisan.


Teman-teman adakah yang hadir di waktu konser di Balai Sarbini pada September lalu? Pasti menyenangkan ya.

Share juga dong, kesan-kesannya tentang musisi atau grup band ini, yuk diantos pisan...
Share:

"Dia Mengikuti Kami...."

Udah malam Jum'at lagi nih... Eh ini malam Jum'at atau Kamis malam ya? Hehe. Entahlah gimana enaknya aja mau malam Jum'at atau Kamis malam ngga begitu berefek, sama-sama gelap dan sedikit bau horror.
Karena identik dengan horror maka ada baiknya share cerita cerita ga menyeramkan. Karena memang tidak menyeramkan soalnya kurang bisa bercerita horror. Lagian kurang berpengalaman karena jarang mengalami hal-hal horror. Kecuali cerita ga horror berikut ini. Yuk pantengin.
Waktu itu saya masih berusia kurang lebih 11 tahun, kebetulan sejak kelas satu SD sudah menjadi "santri kalong". Ada yang tahu istilah "santri kalong" ? Yakni santri yang menuntut ilmu ketika malam saja, masuk kobong sejak ashar dan pulang ke rumha ketika pagi untuk melanjutkan sekolah formal.
Lanjut-lanjut...sampai mana tadi yaa... Oh iya belum sampai kemana-mana, hihi.
Malam itu jarum jam di dinding mesjid sudah menunjukan angka sembilan lebih seperempat ketika kami memutuskan untuk pergi ngobor pada malam hari. Kegiatan ini kami lakukan untuk sekedar mengisi waktu jika mengaji tidak berlangsung sampai larut malam. Sering kami pergi ke sungai-sungai kecil di pinggiran sawah dengan membawa obor, senter, ember dan jaring untuk persiapan menangkap ikan dan belut sawah. Dengan alat seadanya itu kami sering berangkat beramai-ramai. Kami suka melakukannya karena hasilnya sering kami olah dengan dibakar atau dimasak kemudian kami santap bersama-sama. Makanan lezat dan penuh gizi bagi anak-anak kampung seperti kami. Oh iya, dulu itu listrik belum masuk ke wilayah kami jadi kondisi perkampungan pada malam hari penerangannya hanya menggunakan lampu minyak saja, kalaupun ada yang menggunakan genset dan accu besar itu hanya untuk kalangan orang berada, itupun jarang.
Kami berangkat malam itu hanya berlima saja, kebetulan santri-santri yang lain banyak yang tidak ikut, entah kenapa. Haah ya sudahlah, karena sudah melakukan persiapan kami berangkat saja, kadung.
Maka berangkatlah kami dengan masing-masing peralatan di tangan kami. Seperti biasanya semuanya berjalan secara rapi dalam 1 barisan karena jalan yang kecil galengan sawah.
"Eh bagus ya terang bulan." Celetuk Agus
"Iya, bakalan dapat banyak geura lah!" Didi menyahut
"Mudah-mudahan aja lah, kita lapar berat ini, butuh makan banyak, haha!
"Tapi aneh banyak yang tidak ikut, katanya pada cape tadi siang habis sepakbola"
"Ga cape gimana mereka main bola di lapang gede tapi pemainnya dikit...."

Sampailah kami ke sungai kecil tujuan kami mencari ikan, kebetulan airnya sedikit surut karena beberapa minggu ini hujan tak turun di daerah tempat tinggal kami. Tapi itu lebih bagus karena lebih mudah ditangkap ketika ada ikan terlihat.

"Bantu penerangan ke arah sini dong"
"Iya iya, obornya susah nyala Gus"
"Minyaknya kurang mungkin, coba dilihat"
"Banyak kok, nah udah siap!

Mulailah kami mencari ikan di sungai dengan arah mengikuti aliran ke bawah. Lumayan tangkapan kami satu per satu kami masukan ke dalam ember. Kami begitu senang karena sepertinya malam ini agak banyak. Tidak terasa sudah jauh kami berjalan menyusuri aliran sungai dan hasilnya pun lumayan.

"Udah banyak, udahan yuk"
"Nanti dulu, masih banyak ini"
"Udah aja dulu, malam besok turun lagi"
"Ah berisik, teruskan aja dulu"

"Ih udah malem, besok Subuh kesiangan dimarahin Pa Ustad! Mau?
"Ga bakalan, dijamin bangun awal deh"
"Heuh, hayu pulang"
"Bentar lagi, kalau mau pulang sendiri aja sana"

Karena kalah suara akhirnya saya mengikuti suara terbanyak agar tetap melanjutkan mencari ikan.
Semua berjalan normal kecuali saya merasa ada seseorang yang mengikuti dari belakang. 
Kemudian saya menengok.

Tidak ada siapapun!

Ah mungkin hanya perasaan saya saja. Kemudian saya melanjutkan kembali berjalan menyusul teman-teman yang meninggalkan saya beberapa jarak di depan.
Namun kemudian ketika mempercepat jalan kembali saya mendengar air sungai di belakang saya kersuara seperti ada seseorang berjalan diatasnya.
Saya tengok kembali, tidak ada siapapun, tidak ada apapun kecuali gelap malam.
Hmm, saya mulai menghitung kembali semua teman yang asyik mencari ikan.

"Satu, dua, tiga, empat dan limaaa..." 

(telunjuk mengarah ke dada sendiri menunjukan saya di hitungan terakhir)
Kami berlima, dan keempat teman saya berada di depan.

"Ah mungkin yang di belakang hanya suara kodok yang loncat ke air." Bisik saya

Perasaan mulai tak menentu tapi terpaksa tidak berani pulang sendiri karena jarak terlalu jauh dan keadaan malam ini sedikit menyeramkan.

Semakin saya mempercepat kaki untuk melangkah semakin saya merasa ada sesuatu mengikuti dari belakang.
Mencoba berhenti dan menoleh ke belakang, saya arahkan obor ke kegelapan malam.
Dan...
Tidak ada apapun, hanya samar-samar semak di pinggir sungai.

Saya berjalan kembali tidak terlalu cepat.
Namun lagi-lagi terdengar seolah di belakang saya ada derap langkah kaki yang mengikuti setiap langkah saya.
Kali ini saya tidak berhenti dan tetap berjalan.
Keringat dingin mulai terasa di sekujur tubuh, entah karena berjalan atau karena situasi malam ini yang sedikit berbeda.
Suara itu tetap ada, dan tidak mau menjauh.
Sedikit saya mempercepat langkah dan semakin cepat pula suara langkah di belakang mengikuti. 
Perasaan semakin berkecamuk sementara saya berjalan tanpa berani menoleh ke belakang.
Bulu kuduk semakin berdiri tatkala telinga kiri terasa ditiup dari belakang dan itu terasa sekali.
Spontan saya berhenti.
Mematung berdiri dengan badan bergetar karena rasa takut mulai menyelimuti.
Cuaca yang membuat udara lebih dingin tak membuat badan saya dingin. Justru sebaliknya badan terasa berkeringat.
Tak sanggup saya untuk menoleh ke belakang.
Matapun dipejamkan
Saya memaksakan untuk berani menoleh ke belakang.
Suara air seperti dimainkan semakin terdengar dan itu persis di belakang saya, mungkin hanya berjarak 2-3 langkah saja.

=====================================bersambung=========================

Share:

Lingsir Wengi, Benarkah Ini Lagu Pemanggil Makhluk Gaib?

Ada yang sudah pernah menyaksikan film horror Indonesia yang berjudul "Kuntilanak" atau "The Doll 2"?
Jika anda sudah menonton salahsatu atau kedua film horror tersebut maka akan familiar dengan sebuah kidung atau lagu yang senantiasa mengiringi detik-detik perjalanan dari awal hingga akhir film-film tersebut.
Gambar hanya sebagai ilustrasi
Sumber : http://www.berbagaireviews.com
LINGSIR WENGI...

Ya, Lingsir Wengi adalah judul kidung yang menjadi backsound dalam film yang dibintangi oleh seorang artis cantik yang acapkali berperan sebagai sosok yang dingin dan misterius bernama Julie Estelle.
Tapi bukan sosok artis ini yang akan dibahas, melainkan kidung berbalut mitos di sebagian masyarakat kita yang mempercayai bahwa kidung tersebut dapat dijadikan sebagai salahsatu kidung pemanggil hantu kuntilanak.

Lagu ini menjadi terkenal ketika dinyanyikan oleh Samantha (Julie Estelle) dalam sebuah film berjudul "Kuntilanak". Dengan pembawaan lagu yang membuat orang yang mendengarnya akan merasa sedikit merinding, apalagi jika didengarkan dalam keadaan sedang tidak bersama oranglain dan di tempat yang sepi, dijamin akan membuatnya terbawa mimpi, dan mungkin MIMPI BURUK.

Diperkuat oleh film tersebut, kemudian terciptalah beragam pendapat di kalangan masyarakat bahwa lagu tersebut memiliki aura mistis dan negatif. Banyak orang yang memang sejak dahulunya percaya bahwa lagu tersebut bisa dijadikan lagu untuk memanggil makhluk halus.

Hal itu semakin diperkuat dengan adanya cerita yang beredar bahwa ada beberapa orang yang didatangi hantu kuntilanak setelah menyanyikan kidung itu. Hmm, semakin liar saja.

Namun, benarkah lagu ini mengandung aura magis untuk memanggil kuntilanak?.

Jika anda penasaran dengan kidung tersebut, silahkan perhatikan lirik berikut ini:

Lingsir Wengi
  Lingsir wengi
  Sepi durung biso nendro
  Kagodho mring wewayang
  Kang ngreridhu ati
  Kawitane
  Mung sembrono njur kulino
  Ra ngiro yen bakal nuwuhke tresno
  Nanging duh tibane aku dewe kang nemahi
  Nandang bronto
  Kadung loro
  Sambat-sambat sopo
  Rino wengi
  Sing tak puji ojo lali
  Janjine mugo biso tak ugemi
 
Jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia kurang lebih seperti ini artinya:
Menjelang Tengah Malam
saat menjelang tengah malam
sepi tidak bisa tidur
tergoda bayanganmu
di dalam hatiku
permulaannya
hanya bercanda kemudian terjadi
tidak mengira akan jadi cinta
kalau sudah saatnya akan terjadi pada diriku
menderita sakit cinta(jatuh cinta)
aku harus mengeluh kepada siapa
siang dan malam
yang saya cinta jangan lupakan ku
janjinya kuharap tak diingkari
 Untuk mendengarnya langsung, Git Agusti juga sudah mencarikannya (Sumber tertera) dalam bentuk audio visual, check this out!


Film kuntilanak merupakan awal mula terjadinya kesalahpahaman mengenai makna lagu lingsir wengi. Di dalam film ini, kidung lingsir wengi dijadikan tembang yang dinyanyikan untuk memanggil para kuntilanak. Sehingga masyarakat banyak yang menghubungkan lagu ini dengan hal-hal yang berbau mistik dan gaib.
Dengan kondisi keberagaman masyarakat yang masih kental dengan hal-hal gaib dan mistis dipadukan dengan berbagai sajian informasi yang seringkali ditelan mentah-mentah oleh masyarakat yang terkadang malas untuk teliti dalam mencerna suatu informasi yang berasal dari dunia maya menjadikan mitos seperti ini dengan mudahnya menjadi kepercayaan dan lambat laun menjadi mitos yang salah kaprah.
Padahal sebenarnya menurut beberapa referensi bahwa kidung ini adalah kidung yang diciptakan oleh Sunan Kalijaga.
Lahir sekitar tahun 1450 SM dengan nama kecil Raden Said. Sunan Kalijaga salah satu wali yang menyebarkan ajaran Islam dengan media budaya jawa. Seperti wayang kulit, seni ukir, gamelan, dan yang lainnya termasuk melalui lagu-lagu ciptaan beliau.

sunan kalijogo pencipta lingsir wengi
Sunan Kalijaga
Lagu Lingsir Wengi merupakan lagu yang memiliki makna penolak mahluk halus, sedangkan lingsir sendiri artinya adalah "terbenam" jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia. Namun beberapa dari mereka salah mengartikan menjadi pengundang mahkluk halus. Lagu lingsir Wengi diciptakan sebagai penolak bala godaan mahluk halus. Arti dari lagu ini memiliki makna yang baik bertujuan mengingatkan kita pada Tuhan Sang Pencipta Alam. Awal lagu tersebut menceritakan jika kita terbangun pada malam hari dan tidak bisa tidur kembali. Maka ingatlah (beribadahlah) pada Tuhan. pada lagu tersebut juga memiliki makna untuk selalu cinta kepada Tuhan. Berharap Tuhan tidak menghilangkan cinta kita kepada-Nya.

Lalu kenapa di masyarakat sendiri ada penyimpangan dalam memaknai lagu ini?
Salahsatunya adalah perbedaan dalam lirik lagu asli dengan lirik lagu yang dinyanyikan dalam film-film horor sehingga masyarakat mengenal dan menyimpulkan memang lirik lagu tersebut demikian adanya. 
Apa saja perbedaannya?
Lirik lingsir wengi yang dinyanyikan di film horror
Lingsir wengi sliramu tumeking sirno
Ojo Tangi nggonmu guling
awas jo ngetoro
aku lagi bang wingo wingo
jin setan kang tak utusi
jin setan kang tak utusi
dadyo sebarang
Wojo lelayu sebet
Bisa kita artikan dalam bahasa Indonesia
Menjelang malam, dirimu(bayangmu) mulai sirna
Jangan terbangun dari tidurmu
Awas, jangan terlihat (memperlihatkan diri)
Aku sedang gelisah,
Jin setan ku perintahkan
Jadilah apapun juga,
Namun jangan membawa maut

Nah, di beberapa bagian ada perbedaan yang menjadikan maknanya berubah drastis sehingga memang mengarahkan pemikiran masyarakat ke arah yang tidak seharusnya sebagaimana awalnya lagu Lingsir Wengi tercipta. 

Anyway, mungkin ada beberapa fakta yang salah dalam ulasan bukan horor ini, hanya sebagai pengisi kejenuhan di Kamis sore. Jika mau memperbaiki, I'm waitin' with my pleasure....

Jangan lupa untuk mengecek kembali jendela dan pintu yang mungkin belum sempat dikunci di malam Jum'at ini.
Share:

Hebat! Berbagai Apresiasi Untuk Yohanis Gama Marschal Lau, Pahlawan Kecil dari Atambua

Aksi Yohanis Gama Marschal Lau menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia karena menunjukkan betapa putra bangsa yang tinggal di daerah perbatasan sangat mencintai negaranya.
Tindakan heroiknya serta merta mendapatkan respon positif dari berbagai kalangan. Pujian dan apresiasi berdatangan dari berbagai pihak.
Dikutip dari beberapa media pemberitaan, beberapa apresiasi mulai berdatangan termasuk dari PT PLN (Persero). Apresiasi disalurkan melalui program PLN Peduli diberikan dalam bentuk beasiswa hingga jenjang pendidikan tinggi Strata 1 (S1). 

Hal ini berawal sejak kemarin siang media sosial diramaikan dengan sebuah video yang viral.
Baca Juga : Dirgahayu Indonesiaku Ke-73 ! Patriotisme Seorang Anak Dari Atambua
Dalam video tersebut terekam seorang anak memanjat sebuah tiang bendera tepat pada saat bendera tersebut akan dinaikan. Penyebabnya adalah karena tali bendera tersebut lepas sehingga tim pengibar Paskibra tidak bisa menaikkan bendera tersebut ke puncak tiang. Dengan respon cepat aksi heroik siswa SMP tersebut keluar dari barisannya dan langsung memanjat tiang tersebut. Yohanis yang baru berumur 14 tahun ini secara spontan dan lincah memanjat tiang bendera yang cukup tinggi tersebut.
Yohanis dan keluarganya saat menerima kunjungan dari perwakilan PLN, Jumat (17/8/2018). (DOK PT PLN)
Sumber : http://makassar.tribunnews.com
Belum lagi menurut kabar yang beredar, salahsatunya di media berita dia juga akan diajak menyaksikan pembukaan Asian Games 2018.
Selain itu, Yohanis Gama Marschal Lau juga direncanakan akan mendapat perhatian berupa beasiswa dari beberapa kementrian seperti Kemendispora, Kemendikbud, Kemen Infokom, PLN, Kemen BUMN bahkan Panglima TNI. Kemen BUMN melalui Pertamina langsung menyerahkan sejumlah penghargaan uang tunai.
Share:

Dirgahayu Indonesiaku Ke-73 ! Patriotisme Seorang Anak Dari Atambua

Pelaksanaan Peringatan Hari Ulang Tahun Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ke-73 serentak dilakukan di seluruh pelosok tanah air. Dimulai dari upacara yang begitu megah di Istana Merdeka di Jakarta hingga pelaksanaan upacara yang dilakukan di puncak-puncak gunung yang tersebar di seantero nusantara oleh para pecinta alam.


Sejak kemarin siang media sosial diramaikan dengan sebuah video yang viral. Dalam video tersebut terekam seorang anak memanjat sebuah tiang bendera tepat pada saat bendera tersebut akan dinaikan. Penyebabnya adalah karena tali bendera tersebut lepas sehingga tim pengibar Paskibra tidak bisa menaikkan bendera tersebut ke puncak tiang. Dengan respon cepat aksi heroik siswa SMP tersebut keluar dari barisannya dan langsung memanjat tiang tersebut. Yohanis yang baru berumur 14 tahun ini secara spontan dan lincah memanjat tiang bendera yang cukup tinggi tersebut. Setelah melakukan tindakan heroik tersebut terlihat di foto lainnya kemudian anak tersebut berdiri di samping Pembina Upacara, kemungkinan besar itu adalah bentuk penghargaan pertama atas aksi kepahlawanannya tersebut.


Siapa pahlawan kecil tersebut?
Sumber : https://www.tribunnews.com

Sumber : https://www.tajuktimur.com

Bocah pahlawan itu bernama Yohanis Gama Marschal Lau, saat ini menduduki bangku kelas VII SMP Negeri Silawan, Nusa Tenggara Timur. Yohanis tinggal di Dusun Halimuti, Desa Silawan Kecamatan Tastim, Kabupaten Belu. Jarak rumahnya dari kota Atambua sekitar 21 kilometer berbatasan langsung dengan Timor Leste. 
Aksi anak bungsu dari 9 bersaudara ini membuat decak kagum para peserta upacara saat itu. Tindakan Yohanis menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia karena menunjukkan betapa putra bangsa yang tinggal di daerah perbatasan sangat mencintai negaranya.
Sosoknya bisa menjadi teladan bagi generasi muda lainnya di seluruh nusantara karena memiliki inisiatif yang tinggi, berani mengambil keputusan dalam waktu singkat, berani mengambil resiko yang cukup besar mengingat bisa saja tiang tersebut patah dan menyebabkan dia jatuh dan terluka.
Semoga tindakannya tersebut menjadi percontohan bagi yang lainnya untuk dapat menunjukan patriotisme dalam diri masing-masing ke dalam tindakan nyata meski dalam keseharian dan dalam hal-hal sederhana.
Share:

Tentang Saya

Git Agusti

Hai | Saya adalah Seorang Ayah dari 1 Putri Cantik | Blogger Cianjur | Buzzer | Lifestyle Blogger | Parenting Care | Random Writer | ...Read More

Ikuti Saya Melalui Email

Label

Jalan-Jalan (14) opini (14) Stories (13) edukasi (12) Teknologi (10) Report (2)

Artikel Terbaru

A Member of

A Member of

Komentar Terbaru

Find Me:

  • Facebook : Git Agusti.
  • Twitter : @git_agusti.
  • Instagram : git_agusti.

Kata Mutiara Hari Ini :

"Belajarlah rendah hati, rendahkan hatimu serendah-rendahnya hingga tidak ada seorangpun yang bisa merendahkanmu"

Git Agusti | Lifestyle Blogger