Resep Soto Ayam Kuning Spesial

Resep Soto Ayam Kuning Spesial
Ada cukup banyak variasi dari hidangan soto sekarang ini. Ada soto daging, soto bening, soto santan, Soto Setawi, Soto Sokaraja, Coto Makassar, dan sebagainya.

Soto ayam menjadi salah satu jenis soto yang dirasa simple. Bagi semua yang ingin tahu lebih tentang resep soto ayam mudah dan enak, Teman-teman dapat langsung saja menyimak info di bawah ini.

Pastinya kita semua lebih baik mengetahui cara tepat membuat sajian soto ayam yang lezat ini. Hal tersebut dikarenakan supaya kita bisa dimudahkan jika ingin menyajikan hidangan terlezat untuk keluarga.
Soto Ayam Kuning Spesial

Salah satu resep mudah buat hidangan makanan soto ayam enak yaitu Soto Spesial Ayam Kuning. Bahan yang digunakan untuk membuat hidangan soto spesial ayam kuning yang sangat lezat ini yaitu:
✅ 1/2 kg ayam
✅ 1,5 L air bersih
✅ Selembar daun salam
✅ Serai 2 batang
✅ lengkuas 1 ruas
✅ Minyak goreng
✅ gula
✅ garam secukupnya.

Bahan pembuatan hidangan soto spesial ayam kuning lainnya yaitu:

✅ penyedap rasa masakan secukupnya
✅ bawang merah 8 siung
✅ bawang putih 6 siung
✅ kunyit 1 ruas
✅ jahe 1 ruas
✅ kemiri 3 buah
✅ Merica secukupnya
✅ so’un 2 ikat direndam dengan memakai air panas lalu ditiriskan
✅ kubis 1/2 buah diiris tipis-tipis
✅ taoge 1 bungkus disiram dengan menggunakan air panas dan ditiriskan
✅ daun bawang 1 batang
✅ kerupuk merah (secukupnya)
✅ cabai uleg atau sambal kacang
✅ kecap secukupnya
✅ daun salam 2 lembar
✅ lengkuas 1 ruas digeprek

Sedangkan cara untuk membuat hidangan soto spesial ayam kuning yaitu sebagai berikut:

Pertama-tama, kita bisa merebus ayam bersamaan dengan serai, lengkuas dan juga daun salam. Setelah itu tunggu hingga mendidih. Langkah membuat hidangan soto spesial ayam kuning yang selanjutnya yaitu haluskanlah bahan bumbu halusnya lalu tumis memakai minyak sampai baunya harum. Kalau rebusan ayamnya sudah mendidih, maka bisa memasukan bumbu tumisan tadi, selanjutnya aduklah sampai merata. Lalu masukan garam, penyedap rasa dan gula secukupnya saja.

Tahap selanjutnya membuat hidangan soto spesial ayam kuning ini yaitu dengan mencoba rasanya sudah pas belum, dan lihat apakah daging ayamnya telah matang. Kalau sudah, angkatlah untuk digoreng. Kalau telah digoreng, suwirlah dan siapkan dalam mangkuk bersamaan dengan berbagai bahan pelengkap yaitu seperti kerupuk ataupun taoge lalu disiram dengan memakai kuah soto pada bagian atasnya. Lalu langkah selanjutnya dalam membuat hidangan soto spesial ayam kuning ini yaitu adalah menambahkan kecap serta sambal sesuai dengan keinginan dan hidangan soto spesial ayam kuning buatan sendiri ini siap untuk dihidangkan.

Hidangkan dengan es teh ataupun es jeruk sesuai dengan selera. Sekian saja ulasan cara tepat membuat sajian soto ayam yang lezat kali ini yang lebih baik diketahui oleh kita semua khususnya untuk mereka yang ingin menyajikan hidangan terlezat untuk keluarga. Dengan bahasan di atas, maka bisa semakin mengerti resep mudah buat hidangan makanan soto ayam enak. Sampai sekarang masih ada beberapa orang yang tidak tahu jelas apa saja cara tepat membuat sajian soto ayam yang lezat. Dengan artikel sederhana kali ini, semoga dapat lebih paham mengenai resep mudah buat hidangan makanan soto ayam enak. Selamat mencoba cara tepat membuat sajian soto ayam yang lezat. Saat sedang hujan tentunya sangat lezat untuk menyantap soto ayam ini bersama keluarga.

Tentunya, dapat menjadi menu untuk berbuka puasa keluarga ya.  Semangat untuk hari ke-16 nya ya teman-teman!
Share:

Ngabuburit (Ciga Baheula)


N g a b u b u r i t ....

Istilah  yang akan banyak terdengar sepanjang bulan puasa khususnya di Jawa Barat. Secara etimologis (eh keren nih istilahnya, 😆), ngabuburit itu sendiri berasal dari Bahasa Sunda, Jawa Barat, yang berasal dari kata “burit” yang menunjukan waktu yang berarti petang atau senja. Istilah ngabuburit dipakai oleh orang-orang untuk aktifitas yang dilakukan ketika menunggu waktu berbuka puasa, dan lebih tepatnya lagi ngabuburit dilakukan selepas Ashar, ya sekitar setelah jam tiga sore.

Ngabuburit adalah tren tersendiri yang menjadi tradisi tidak terlepas dari ibadah puasa di bulan Ra­ma­dhan sebagai bumbu pemanis sukacita. Termasuk di daerah yang bukan termasuk Jawa Barat pun mungkin kegiatan ini banyak dilakukan namun menggunakan istilah yang berbeda.

Ngabuburit ini biasanya dilakukan dengan cara mengisi waktu luang di sore hari sambil menunggu waktu berbuka puasa dengan kegiatan-kegiatan yang tidak terlalu melelahkan, ya kalau aktifitas yang berat seperti olahraga sepakbola khawatir bakal keinget terus sama minuman dan buah segar, 😳.

Karena tempat tinggal saya sendiri berada nun jauh dari keramaian perkotaan, tentunya pola aktifitas ngabuburitnya berbeda dengan yang dilakukan oleh mayoritas masyarakat di perkotaan.

Beberapa kegiatan dalam rangka ngabuburit yang biasa dilakukan oleh anak-anak, remaja bahkan dewasa di desa kami memanfaatkan "sumber daya" yang ada namun inti dan arahnya sama kok, ngabuburit 😊.

Tadarus Al-Qur'an

Semoga berkah puasanya ya...
Di beberapa titik di desa kami seringkali ditemui kegiatan rutin tadarusan, entah itu di rumah-rumah atau di tajug/musholla. Positif banget ini mah, sesuai dengan anjuran bahwa tadarus Alquran di bulan Ramadhan mempunyai nilai lebih dibandingkan dengan tadarus Alquran pada bulan-bulan lain, tapi bagusnya sih kalau sudah lewat bulan Ramadhan pun tadarus ini dilanjutkan 😇.

Namun sayangnya minat anak-anak dan remaja untuk kegiatan tadarusan ini mulai tergerus dibanding ketika saya masih usia belia, dimana TV belum banyak dimiliki masyarakat (dulu cuma horang kayah yang bisa punya TV 😌 tapi sekarang anak-anak di desa pun lebih banyak menghabiskan waktu dengan TV ketimbang kegiatan tadarusan ini.

Ngurek Belut
Udah pernah ngalamin ngurek?
Nah, ada yang tahu istilah ini? Ngurek belut adalah kegiatan memancing belut di area pesawahan dengan kail yang didesain khusus tanpa joran, pelampung dan pemberat. Cukup tali dan mata kail saja kemudian dikasih umpan. Lalu berjalan di galengan sawah untuk mencari lubang-lubang tempat hewan ini bersarang. Waktu biasanya terasa lebih cepat dengan kegiatan ini karena memang mengasyikan. Sensasi tes ketajaman mata untuk menemukan sarang belut dan belum lagi ketika sudah terjadi adegan tarik-menarik, wuiiih mantap mang!. Terlepas dari mendapatkan hasil yang banyak atau sedikit, biasanya kami bawa ke rumah untuk dibuatkan lauk sebagai tambahan asupan nutrisi. Cobek belut paling mantap, ya mirip-mirip sama ayam geprek kalau sekarang mah 😅.

Mancing di kolam atau sungai
Ngabuburitnya olahraga sambil cari ikan
Selain ngurek, mancing adalah kebiasaan yang dilakukan untuk mengisi waktu di sore hari alias ngabuburit. Meskipun biasanya masyarakat di perkampungan kami memiliki kolam ikan di belakang rumah namun memancing di sungai memiliki rasa yang berbeda. Kebetulan karena sungai di desa kami tidak memiliki ukuran yang besar dan hanya sungai kecil yang mengular, maka ini lebih menarik lagi karena kami harus berjalan menyusuri pinggiran sungai untuk mencari spot-spot yang berpotensi ada ikannya. Sesekali kami harus dikejutkan dengan kemunculan ular-ular sawah yang membuat kami lari pontang-panting 😁. Jarang kami mendapatkan ikan besar sampai berkilo-kilo karena jenis ikan di sungai ini adalah ikan-ikan kecil semacam bogo (sejenis gabus), lele, mujair atau yang paling kami sukai adalah beunteur.

Main Layangan
Yuk, mumpung cuaca bagus
Kalau cuaca dan angin sedang bagus, bermain layangan adalah hal yang dapat membuat waktu terasa cepat sampai sore hari. Apalagi kalau layangan yang dimainkan adalah layangan lokal asli dibuat oleh kami sendiri. Tak aneh jika kegiatan ini banyak menjadi pilihan anak-anak desa untuk mengisi waktu sore dalam rangka ngabuburit.

Bikin Mainan Mobil-Mobilan
Nih, keren kan?
Membuat mainan sejenis mobil-mobilan dari bahan baku bambu atau dahan pohon aren adalah hal yang menarik. Kreativitas diuji dan imajinasi dapat diterapkan sendiri-sendiri ke dalam bentuk mainan ini. Tidak ada aturan yang membatasi bentuk dan ukuran dalam membuat mainan ini.

Belajar Motor
Tancap gas neeeng! :-D
Entah apa hubungannya antara bulan puasa dan belajar sepeda motor. Namun jika diperhatikan, ketika memasuki bulan puasa ini di desa kami yang kebetulan memiliki lapangan yang cukup luas bermunculan orang-orang, muda maupun tua yang berputar-putar di lapangan belajar sepeda motor. Jumlahnya bisa naik berlipat ketika bulan puasa ini. Penyebabnya kurang diketahui, mungkin saja karena waktu luang yang banyak atau sambil ngabuburit, yang jelas, menjelang magrib, para pelajar motor ini akan berhenti juga berputar-putar (atau mungkin karena pusing kepala 😛, kemudian pulang ke rumah untuk menunggu buka puasa.

Sebenarnya masih banyak kegiatan-kegiatan ngabuburit yang ada di desa kami, namun sebagian sudah tergeser oleh perkembangan zaman.

Ada kebiasaan lain untuk menunggu waktu berbuka puasa? Boleh share di mari 🤗.
Share:

Tentang Saya

Git Agusti

Hai | Saya adalah Seorang Ayah dari 1 Putri Cantik | Blogger Cianjur | Buzzer | Lifestyle Blogger | Parenting Care | Random Writer | ...Read More

Ikuti Saya Melalui Email

Label

Teknologi (20) Jalan-Jalan (17) Stories (16) opini (13) edukasi (12) Report (2)

Artikel Terbaru

A Member of

A Member of

Komentar Terbaru

Find Me:

  • Facebook : Git Agusti.
  • Twitter : @git_agusti.
  • Instagram : git_agusti.

Kata Mutiara Hari Ini :

"Belajarlah rendah hati, rendahkan hatimu serendah-rendahnya hingga tidak ada seorangpun yang bisa merendahkanmu"

Git Agusti | Lifestyle Blogger