Hati-Hati! Admin WhatsApp Grup Bisa Dipenjara

Hati-Hati! Admin WhatsApp Grup Bisa Dipenjara
Temans, punya aplikasi WhatsApp kan di smartphonenya?

Mayoritas orang saat ini tentu sangat mengenal aplikasi perpesanan yang satu ini. Selain karena kemudahan dalam penggunaannya, aplikasi ini juga memiliki ragam fungsi yang cukup memenuhi kebutuhan pengiriman dan penerimaan pesan saat ini. Bahkan tidak hanya berbentuk chat namun dengan aplikasi ini dapat dilakukan pula aktivitas telepon dan video call.

Selain pesan pribadi, terdapat pula fitur WhatsApp Grup yang dapat dimanfaatkan untuk menjadi wadah bagi para anggota komunitas tertentu untuk dapat berkomunikasi dengan mudah kapan dan dimana saja.

Dengan adanya fitur ini, aktivitas mengirim dan mendapatkan informasi begitu mudahnya dilakukan. Mulai dari mengirim dan melakukan percakapan bersama, mengirim pesan suara, pesan gambar atau video yang berdurasi panjang serta mengirim beragam jenis file dokumen termasuk word, excel atau power point.


Mungkin temans disini memiliki dan mengikuti atau bahkan mengelola banyak grup WhatsApp di smartphonenya, bahkan ada yang sampai puluhan grup tersemat di aplikasi ini. Terbayang banyak pesan yang harus dibuka, ya terkadang bikin bingung dan cape juga sih. Saya hanya memiliki beberapa grup namun seringkali harus menganggarkan waktu tertentu untuk membuka semua grup. Simalakama juga karena kalau dibuka semua cukup menyita waktu di sisi lain jika tidak dibuka dan diperhatikan isinya dengan baik khawatir tertinggal informasi yang mungkin terselip di beberapa percakapan.

Dalam 1 WhatsApp Grup setidaknya selalu terdapat 1 admin yang memiliki peran mengelola segala sesuatu dalam grup tersebut, mulai dari pengelolaan anggota, memasukkan atau mengeluarkan anggota termasuk dalam pengawasan postingan/kiriman dari anggota grup.

Dari sekian banyak anggota, tidak jarang ada beberapa anggota grup yang seringkali mengirimkan konten-konten yang diluar dari peruntukan grup. Entah itu karena iseng atau mungkin karena tujuan tertentu.

Nah seringkali admin grup kelabakan untuk memperhatikan dan melakukan filter terhadap kiriman-kiriman dari anggota. Baik buruknya hal yang dibagikan dalam grup sebenarnya merupakan tanggungjawab bersama baik admin maupun anggota. Namun sayangnya kadang ditemukan orang-orang yang menganggap biasa hal yang lantas kemudian dibagikan dalam grup namun ternyata membuat risi sebagian atau seisi grup baik itu konten yang bermuatan:

👉 Konten melanggar kesusilaan, ancaman tetap yaitu maksimal 6 tahun penjara.
👉 Konten perjudian, ancaman tetap yaitu maksimal 6 tahun penjara.
👉 Konten yang memuat penghinaan dan atau pencemaran nama baik.
👉 Konten pemerasan atau pengancaman, ancaman tetap yaitu maksimal 4 tahun penjara.
👉 Konten yang merugikan konsumen, ancaman tetap yaitu maksimal 6 tahun penjara.
👉 Konten yang menyebabkan permusuhan isu SARA, ancaman tetap yaitu maksimal 6 tahun penjara. 

Nah, mengingat tanggungjawab dari seorang admin grup WhatsApp dan ini berlaku bagi grup-grup media sosial lainnya, tidak ada salahnya kita berhati-hati agar tidak tersangkut masalah hukum, apalagi dengan hadirnya UU ITE yang siap menjerat siapa saja yang melakukan tindakan melawan hukum melalui dunia maya.

Seperti misalnya ada kasus di negara tetangga yaitu India, seorang admin dari sebuah grup di WhatsApp ditangkap polisi dikarenakan kasus pencemaran nama baik. Memang baru di India, namun ini juga dapat terjadi di Indonesia lho, duh semoga jangan sampai kejadian deh.

Berdasarkan pernyataan dari Menteri Komunikasi dan Informatika, Pak Rudiantara mengatakan bahwa admin atau pun anggota group di WhatsApp juga bisa saja ditangkap, yang salah satunya dikarenakan kasus pencemaran nama baik.

Ini bisa terjadi apabila ada salah satu anggota grup yang tertangkap tangan karena mencemarkan nama baik dari seseorang atau pun pihak tertentu, dan ada yang melaporkan hal tersebut, maka laporannya bisa diproses. Jika memang terbukti, anggota yang melakukan pencemaran nama baik tersebut dan admin dari grup WhatsApp yang memiliki anggota tadi pun bisa langsung dipenjarakan.

Adapun dasar hukumnya adalah UU ITE pasal 27 ayat 3
"melarang setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik."

UU ITE inilah yang bakal memproses kasus pencemaran nama baik jika ada seseorang atau pihak yang melaporkan. Tak hanya itu, pasal tadi juga berlaku untuk penyebaran dokumen elektronik yang melanggar keasusilaan mau pun berisi perjudian, pemerasan, dan juga ancaman terhadap seseorang atau pihak tertentu. Nah makanya harus hati-hati banget ini.

Oleh karena itu, bagi temans yang memiliki peran admin dari sebuah grup di WhatsApp dan media sosial lain agar lebih berhati-hati. Jangan sampai temans terseret atau dilibatkan dalam sebuah kasus gara-gara mengundang seseorang atau pihak tertentu yang berpotensi melanggar hukum.

Tentunya untuk anggota grup di WhatsApp dan media sosial lain tetap berhati-hati dalam bertindak dengan jarinya dan berpikir lebih banyak sebelum mengirim atau membagikan suatu konten tertentu.
Share:

2 komentar:

  1. Saya ada duapuluhan WAG dan ada beberapa dimana saya menjadi admin. Alhamdulillah, Kak, semua WAG itu isinya cuma kisah sehari-hari, saling berbagi informasi dan kocak-kocak saja. Kalau yang melanggar aturan biasanya langsung dikeluarkan dari grup.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, anggota yang "bikin rusuh" ditendang aja biar ga bikin risi di grup Kak :-D

      Hapus

Terimakasih sudah berkenan untuk meninggalkan jejak dengan komentar...

Tentang Saya

Git Agusti

Hai | Saya adalah Seorang Ayah dari 1 Putri Cantik | Blogger Cianjur | Buzzer | Lifestyle Blogger | Parenting Care | Random Writer | ...Read More

Ikuti Saya Melalui Email

Label

Jalan-Jalan (17) Stories (16) opini (14) Teknologi (13) edukasi (12) Report (2)

Artikel Terbaru

A Member of

A Member of

Komentar Terbaru

Find Me:

  • Facebook : Git Agusti.
  • Twitter : @git_agusti.
  • Instagram : git_agusti.

Kata Mutiara Hari Ini :

"Belajarlah rendah hati, rendahkan hatimu serendah-rendahnya hingga tidak ada seorangpun yang bisa merendahkanmu"

Git Agusti | Lifestyle Blogger