Sensasi Nikmat dari Pahitnya Kopi

Sensasi Nikmat dari Pahitnya Kopi
Sensasi Nikmat dari Pahitnya Kopi
Sumber : Arsip Pribadi
Selamat pagi...
Semangat kan hari ini?
Harus dong ya, :-)

Suka ngopi? Pasti yang suka tak akan melewatkan pagi harinya dengan secangkir kopi panas yang harumnya membuat segar penikmatnya.

Kopi murni tanpa gula ?
Kopi dengan gula
Kopi dengan susu
Kopi dengan coklat
atau
Kopi pake gula pake susu taburin coklat? Bebaasss :-D
www.gitagusti.com
Kopi memiliki kenikmatan yang luar biasa bagi para pecintanya
Sumber : Arsip Pribadi

Semua mempunyai selera masing-masing, bahkan bagi penikmat berat kopi bukan tidak mungkin di dapurnya memiliki stok khusus bubuk kopi berbagai varian sebagai kebutuhan, mulai Arabika, Robusta, dan beragam varian lainnya.

Para penggemar kopi yang benar-benar penggemar, saya bisa bilang expert sih di bidang ini karena kalangan ini begitu sensitif dan peka akan citarasa kopi dan bahkan sudah mampu membedakan varian kopi hanya dari aromanya saja. Berbeda dengan penikmat kopi sembarang yang hanya menikmati kopi alakadarnya, yang penting kopi aja, haha. Dan sepertinya saya masuk ke golongan penikmat sembarang kopi karena menggemari kopi seperti orang kebanyakan.

Konon katanya kata "kopi" sendiri awalnya berasal dari bahasa Arab qahwah yang berarti kekuatan.

Kenapa demikian?

Katanya sih karena pada awalnya kopi digunakan sebagai sumber bahan makanan berenergi tinggi. Yang kemudian kata qahwah sendiri kembali mengalami perubahan menjadi kahveh yang berasal dari bahasa Turki dan kemudian berubah lagi menjadi koffie dalam bahasa Belanda. 

Penggunaan kata koffie segera diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi kata "kopi" yang dikenal hingga saat ini.

Perkembangan kopi yang pada awalnya hanya dinikmati mayoritas oleh kalangan pria bergeser menjadi banyak dikonsumsi oleh semua kalangan dengan tidak memandang gender. Wanita pun saat ini memiliki tingkat konsumsi kopi yang tinggi.
Saat ini tanaman kopi ditanam di hampir seluruh daerah di Indonesia
Sumber : Arsip Pribadi
Penyebaran kopi pun sudah mulai merambah ke seluruh penjuru dunia. Bahkan di Eropa sendiri biji kopi Indonesia juga ada dan sangat digemari oleh para pecinta kopi.

Kopi menjadi komoditas tinggi bagi banyak negara karena tingkat konsumsi masyarakat dunia terhadap kopi yang menjadi sangat tinggi. Bayangkan saja, menurut data terakhir yang dikeluarkan oleh  International Coffee Organization (ICO) pada tahun 2017 setidaknya ada 10 negara dengan tingkat konsumsi kopi tertinggi, diantaranya:

1. Finlandia, 12 kg per kapita per tahun
2. Norwegia, 9,9 kg per kapita per tahun
3. Islandia, 9 kg per kapita per tahun
4. Denmark, 8,7 kg per kapita per tahun
5. Belanda, 8,4 kg per kapita per tahun
6. Swedia, 8,4 kg per kapita per tahun
7. Swiss, 8,2 kgper kapita per tahun
8. Belgia, 6,8 kg per kapita per tahun
9. Luxembourg, 6,5 kg per kapita per tahun
10. Kanada, 6,5 kg per kapita per tahun

Warga Finlandia sendiri setidaknya menghabiskan 12 kg biji kopi per orang per tahunnya.
D u a b e l a s k i l o g r a m p e r t a h u n lho!

Ukuran konsumsi yang fantastis sih menurut saya.
Beragam varian kopi memiliki citarasa berbeda, bahkan dengan jenis yang sama tapi berbeda daerah tempat penanaman
Sumber : Arsip Pribadi
Indonesia sendiri menjadi masuk dalam jajaran 5 (lima) besar negara penyuplai kopi terbesar di dunia. Ini dia urutannya berdasarkan data yang dirilis oleh International Coffee Organization (ICO):
1. Brasil
2. Vietnam
3. Kolombia
4. Indonesia 
5. Etiopia
Brazil masih menjadi negara eksportir kopi terbesar pertama di dunia yang konon sejak 150 tahun yang lalu. Ga aneh sih karena negara ini menyuplai sekitar 80 persen kopi yang ada di dunia.

Saat ini kopi tidak hanya bisa dinikmati di rumah atau di warung kopi pinggir jalan saja. Dengan berkembangnya tingkat konsumsi dan budaya ngopi di masyarakat dewasa ini begitu banyak tempat yang dapat dijadikan tempat nongkrong sambil ngopi bersama teman-teman atau pun sendiri. Mulai dari warung-warung pinggir jalan, kedai hingga cafe-cafe dengan beragam kelas yang bisa disesuaikan dengan kantong dan selera masing-masing.
Bahkan ada kopi setelah sarapan pagi... :-D
Bersama teman-teman Blogger Cianjur, tapi saya ga ada karena berada di belakang kamera :-( :-D
Sumber : Arsip Pribadi

Lagian, ngopi saat ini bukan hanya sekedar ngopi, selebihnya kopi dapat menjadi media komunikasi juga, rasanya lebih enak kalau ngobrol sambil ngopi, tapi saya ga tambah asa rokok kok, karena kebetulan saya bukan perokok aktif dan hanya jadi korban jadi perokok pasif ( kasian ya :-( ).
Ngopi itu...
Ngobrol penuh inspirasi.
Ngopi itu...
Ngobrol penuh informasi.
Dan Ngopi itu...
Kenikmatan yang datang dari silaturahmi sambil menikmati semerbak aroma seduhan kopi.

Jadinya, ngopi sepertinya sudah menjadi bagian tradisi bagi sebagian orang, kebiasaan sebagai sarana komunikasi. Kopi bukan hanya soal ekonomi, tetapi sosial, politik dan kebudayaan. Ngopi bukan hanya sekadar menikmati sensasi nikmat dari pahitnya kopi itu sendiri, tetapi ngopi juga dapat mendekatkan banyak orang, dengan alasan yang sama, dengan satu tawaran, dengan satu ajakan :  
"Yuk Ngopi...."
Share:

Git Agusti

Git Agusti
Hai | Saya adalah Seorang Ayah dari 1 Putri Cantik | Ngakunya Blogger | Blogger Cianjur | Lifestyle Blogger | Parenting Care | Just Writing | Review Everything | Random Writer |

Artikel Terbaru

A Member of

A Member of

Ayah Blogger

Find Me:

  • Facebook : Git Agusti.
  • Twitter : @git_agusti.
  • Instagram : git_agusti.

Kata Mutiara Hari Ini :

"Belajarlah rendah hati, rendahkan hatimu serendah-rendahnya hingga tidak ada seorangpun yang bisa merendahkanmu"